Nektar
Di suatu sore yang tersambut senja kemerahan. Terasa begitu sepi sunyi, hanya ada alun ilalang dan kepak kicau parau burung untuk sesaat kembali pulang. Tapi entah dengan lalat itu, berusaha untuk tak menyerah di ujung hari, di detik yang kesekian. Sayapnya perlahan merebah untuk sesekali loncat, dari satu tempat ke tempat yang lain: tersambut, menjanjikan […]









