web analytics

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Cerpen

Daster

Perlahan mataku terbuka. Karena terlalu larut kejar kerjaan, selepas subuh, mata ini harus menyerah digempur kantuk. Lalu, aku bangun secepat ini. Ada sesuatu yang mengusik tidurku: seutas harum tiba-tiba saja menyerang hidung. Dan itu benar-benar harum. Aku terduduk. Dengan selimut yang masih melekat setengah badan, aku berusaha bergerak, beranjak. Mengikuti arah aroma yang sangat berselera […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Esai

Lelucon: Kalimat Baku dan Orang-Orang Kaku

Lelucon dan tawa adalah sebuah kebutuhan. Setiap orang dengan kesibukannya yang menuntut, kadang menimbulkan lelah dan sumpeknya masing-masing. Segala hal yang nggak tersampaikan, nggak sesuai harapan, hingga dikecewakan: kita nggak bisa menafikan itu! Dengan segala tumpuk beban pikir dan hati, nggak mengecualikan santri adalah arti beban itu sendiri. Bukan maksud untuk membandingi dan keluh kesah, […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Opini

5 Tempat Nangis Recommended Bagi Santri Baru

Santri baru adalah makhluk yang berperasaan. Ia adalah pemegang tahta tertinggi dalam hierarki makhluk paling sensitif, pikiran yang paling utuh, hati paling mudah tersentuh: dari sekian manusia bersarung lainnya. Mereka ringkih. Merintih. Tertatih. Perih. Rapuh. Runtuh. Hampir jatuh. Mereka begitu krisis fundamental diri. Segala beban adaptasi yang nggak kunjung datang, juga hantu bayang-bayang hangat rumah […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Esai

Tangis dan Hal-Hal yang Manis

Sulit rasanya jika harus membahas tentang kata santri. Segala hidup, takan pernah meredup. Berulang kali lidah ini kelu, pikir ini berpendar, hati ini gusar. Memang teralu banyak akan hal-hal yang nggak bisa dijelaskan. Nggak mampu dijelaskan. Nggak akan mampu. Santri, manusia kuat itu tercipta dari beberapa unsur: tekad, niat, harap, usaha, dan do’a-do’a. Nggak ayal […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Sejarah

Biografi KH. Abdul Karim, Pendiri Pondok Pesantren Lirboyo

Pondok Pesantren Lirboyo merupakan salah satu dari sekian pondok pesantren yang berperan penting terhadap Pendidikan di Indonesia. Pondok yang berdiri sejak 1910 ini telah melahirkan banyak cendekiawan yang melanjutkan estafet dakwah dengan konsisten hingga kini. Dengan tetap berpegang teguh pada ajaran ahlussunah wal jama’ah dan dengan sistem salafnya berupa pengajaran kitab kuning karya ulama, Pondok […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

puisi

Padam

Di suatu tepian di ketinggian Mereka menengah merendah: hampir padam  

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Esai

Warning: Santri Baru, Awas Genjutsu!

Banyak hal yang bisa kita bahas mengenai santri baru, sesosok makhluk unyu kluntung-kluntung baju lusuh kopeah miring dengan wajah bersahaja. Tapi nggak enak rasanya, jika kita senang-senang mengeksploitasi dengan membahas segala sudut demi sudut dari dirinya, malahan Sang Santri Baru malah tercekat butuh seteguk kontinuitas. Meski Daiyoji Ninkai Taisen sudah lama punah dan lenyap bersertaan […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Arunika

10 Bahagia dan 1 Sedih di Bulan Muharram

Muharram adalah bulan yang dimuliakan. Selain Dzulqadah, Dzulhijjah, dan Rajab, Muharram adalah bulan yang dimuliakan lainnya. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya waktu telah berputar sebagaimana mestinya, hal itu ditetapkan pada hari Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam setahun ada 12 bulan, di antaranya ada empat bulan yang mulia. Tiga di antaranya berturut-turut, yaitu Dzulqadah, Dzulhijjah, Muharram, […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Cerpen

Temaram

Berulang kali nafas itu dilepas. Suara jangkrik seolah berbisik, ‘ada apa gerangan?’ Cahaya rembulan jatuh di wajahnya. Bintang gemintang menemani malam-malam panjang. Wajah itu bersahaja. Meski keriput cukup jelas sebagai tanda dipeluk waktu. Rambut lelaki berbelit rapih kain sarung itu pun perlahan memutih. Bagaimana pun tulang punggung pantang untuk merintih. “Abi, rupanya di sini!” Perempuan […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Esai

Mengeluh dan Hal-Hal yang Bikin Luluh!

Apapun yang ada di dunia ini pasti ada limit. Ada batasnya. Eksistensi manusia pun adalah penggambaran batas itu sendiri. Semua organ kita terbatas: mata, telinga, hidung, tangan, kaki, mulut. Begitupun juga otak dan hati, pemikiran dan perasaan sebagai komponen penting dari diri. Segala kegiatan yang kita lakukan sehari-hari menuntut dan tak terlepas dari peran otak. […]

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati