web analytics

Bacalah Sejarah dan Ambilah Hikmah!

Bacalah Sejarah dan Ambilah Hikmah!
0 0
Read Time:2 Minute, 26 Second

Maulid Nabi selalu menghadirkan kebahagiaan di setiap hati umat islam. Setiap sisi, sudut, dan lapis masyarakat di seluruh dunia menyambutnya dengan cara dan bentuk yang berbeda. Meskipun begitu, tetap dengan cinta yang sama.

Begitupun juga yang dilakukan oleh Pondok Pesantren HM Al-Mahruisyah dalam mengadakan ta’zhim Maulid Baginda Nabi Muhammad Saw. Acara yang dilaksanakan pada kamis malam (28/09) itu dimeriahkan oleh santri, tamu undangan lembaga ataupun pondok unit lirboyo, juga Agus H. Maula Dliyaullah selaku perwakilan Dzuriyyah.

Susunan acara dilalui dengan semarak dan khidmat. Pada kesempatan itu, Gus Izzul memberikan banyak nasehatnya dalam mauizhotul hasanah.

“Barangsiapa yang berbahagia atas lahirnya Baginda Nabi Muhammad Saw insya allah akan diberikan syafa’at di yaumil qiyamah.”

Beliau menjelaskan betapa harus berbahagianya kita selaku umat Nabi Muhammad Saw atas kelahiran beliau. Harusnya kita berbahagia di bulan maulid ini. Karena betapa agungnya ganjaran bagi orang yang berbahagia atas lahirnya Sang Nabi.

Tidak hanya itu, betapa kita harus tau, setiap hal yang berkaitan dengan Nabi akan terbawa mulia.

“Segala hal yang berkaitan dengan nabi akan terbawa mulia. Dahulu, bulan Rabiul Awal sebelum kelahiran Nabi hanya sebatas bulan biasa, tidak lebih mulia dari bulan Muharom yang dimuliakan. Dahulu, hari senin sebelum kelahiran Nabi hanya sebatas hari biasa, tidak lebih mulia dari hari jum’at yang berjuluk sayyidul ayyam. Dahulu, kota Madinah sebelum kelahiran Nabi hanya kota biasa, tidak lebih mulia dari kota Mekah bergelar Al-Mukarromah. Tapi, setelah kelahiran Nabi, bulan Rabiul Awal, hari senin, dan kota Madinah, menjadi mulia. Karena Nabi, semua hal terbawa mulia.”

Lalu, beliau juga menceritakan tentang kisah Abu Lahab yang mendapat keringanan siksaan di hari senin karena pernah bahagianya Abu Lahab di hari kelahrian Nabi.

“Abu Lahab di setiap hari senin mendapatkan diskonan siksaan oleh Allah karena rasa bahagianya ia ketika Nabi dilahirkan. Apalagi kita selaku umatnya yang selalu bersholawat dan mengadakan maulid Nabi Muhammad Saw. Patutlah kita berbahagia atas kabar ini. Patutlah kita berbahagia atas lahirnya Nabi Muhammad Saw.”

Beliau berulang kali mengaharuskan kita berbahagia di momen ini.

“Kita semarakan di bulan maulid ini dengan hal-hal yang mampu menyenangkan hati Baginda Nabi.”

Tidak hanya itu, Gus Izzul juga menjelaskan agar kita kembali membuka dan membaca kembali sejarah Nabi. Karena tidak sedikit orang-orang di zaman sekarang itu kurang mengenal Nabinya.

“Bacalah sejarah dan ambilah hikmah! Kita bisa mengambil pelajaran dari Nabi: qauliyah, fi’liyah, ataupun haliyah-nya.”

Di akhir mauizhohnya, beliau, Gus Izzul berpesan.

“Saya berpesan pada kalian, jangan sampai membuat kecewa orang tua kalian. Mereka sudah memberi amanah kepada kalian untuk mencari ilmu. Mereka husnudzon bahwa anaknya di pondok itu sedang belajar. Jangan sekali-kali membuat kecewa orang tua kalian.”

“Mari kita jadikan bulan Rabiul Awal ini untuk memperbarui niat kita dalam mencari ilmu.”

“Semoga Al-Mahrusiyah dapat mencetak para santri yang hebat, santri yang bisa membanggakan gurunya. Ingat, masa depan pondok ini berada di pundak kalian. Oleh karena itu, lebih giat dan rajinlah dalam menuntut ilmu!” Ucap beliau menutup mauizhohnya.

Wallahu a’lam.

About Post Author

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like