web analytics

puisi

Welcome

  Memasuki bulan ke-2 Kau tau teman … Ternyata hanya sekejap saja Tak perlu berlama-lama Lihatlah … Apa didepan sana Kau siap? Entahlah Aku pikir mungkin hanya ini saja Hey, kau salah Kawan

Last Year and Next Year

Wow, tahun baru nih! Udah ngapain aja? Terkadang kita tak sadar Saat malam berganti dengan siang Dan waktu semakin cepat berderu Kita mulai abai Hingga pada akhirnya Kita diajak kenalan dengan penyesalan Untung tahu kenalan Selamat tahun baru, semua!

Bengkel Papa

Lagi di atap tanah malam-malam Kali ini bersama samudra kopi yang bersanding teman setia kopi, api Kata Papa judulnya Ginastel tapi judulku sekadar Nastel Ku bikin hilang karena buat eneg Seram penuh penyakit parasnya bila masih melekat leginya Kopi Papa malu-malu kucing menjabarkan kasih juga sayang kepada biji-biji kopi Setidaknya aku tetap rindu Rindu pada […]

Peristiwa ditengah Malam

Malam berganti malam Hari berganti hari Kulihat orang sekitar Berpesta dengan kebodohan   Semua arca berbaris dengan rapi Dengan Mulya diberi pangan Semua orang bersanding rapi Dengan bodoh tanpa angan   Api unggun menghangatkan Dengan suasana malam yang sejuk Seorang bersiap dengan letih Menunggu kelahiran sang agung   Setiap detik, menit dan jam terasa Cahaya […]

Hidup Bagai Majas

Benciku jadi rindu Rasa hadir berbuah Benar kata Aji Benci adalah cinta tertunda Tidak juga Musuhku ratuku Mendengar halus kulitnya bagai mendengar kicau bak hewan musim kawin Minum Aqua penasaran hilang Lebih dari bidadari Cermin pun tersenyum melihatnya Panah meregang hati Banyak buaya menerkam Omongan warga pun tetangga terdengar sekadar lewat telinga Pedas, sinis, juga […]

Kemelut Subuh

Di sebalik sembilu samar hampir pudar; antara hangat dan dingin yang berseteru antara igauan, dengkuran, dan belaian ashholatu khairum minannaum remang berkelakar “Kamu tau, hal apa yang mati dari hidup?” apa? “Menjadi sepi.” satu bulu mata gugur hampa

“ADA”

Ada cerita dalam sebuah masa Ada pusaka di setiap derita Ada usaha tuk capai cita-cita Ada luka tersamarkan gelak tawa Ada prasangka bersemayam dalam do’a Ada rahasia dibalik getar suara Ada segelintir rasa setelah canda Ada perisa pada masing-masing peristiwa Ada air mata kala tak bijaksana Terlepas dari itu semua, Ada cinta bermuara (Ditulis di […]

Apa itu Merdeka?

Hari demi hari, Detik berdetik tak lagi bernadi, Tahun barganti tahun peradaban manusia hidup dalam Kecemasan   Meskin menjadi kaya, Kaya menjadi miskin, Mereka beradu Nasib di bumi yang satu, Kekuasaan, kerakusan, merampas segala hal yang baik.   Mata buta Hati mati, Rasa sirna Gelap tak ada cinta   Si miskin melarat dan menjerit, Si […]

Kapan Lagi?

Ketika resah tak kunjung reda Ketika lelah masih bernada Tak ada yang lebih syahdu Dari berwudhu Bersujud, lalu mengadu Merendah mengaku pasrah Menengadah meminta sudah Kapan lagi? Meminta ke tanah Tapi langit yang mengabulkan  

Kesunyian

Aku melihat ia sendiri di sana Dalam kesunyian yang nyata Tanpa ada semangat yang membara Karena terpukul oleh kehampaan   Kulihat ia di sana Berada dalam keramaian Berusaha dalam suasana Tapi semua percuma Tiada yang mengenalinya   Kulihat ia di sana Berada dalam keabstrakan Berusaha menjadi warna Tapi ditindas dengan kegelapan   Kulihat ia di […]

More Posts