web analytics

Euforia Idul Adha di Asrama Al-Misky

Sholat Idul Adha Pondok Pesantren Putri Lirboyo HM Al-Mahrusiyah III
0 0
Read Time:2 Minute, 20 Second

Takbir menggema tanda hari raya telah tiba. Suasana haru menghunjam kalbu, bersatu padu teriakkan rasa rindu. Disaat inilah, para insan menuntun lisan merapalkan pujian pada Sang Rahman.

Lomba Gema Takbir

Menyambut hari istimewa nan mulia ini, santriwati asrama Al-Misky gelar acara “Gema Takbir” yang diperlombakan antar angkatan. Tak hanya sekedar formalitas, acara takbiran ini bisa menjadi wadah kreatifitas tanpa batas. Ada yang menceritakan kembali kisah Nabi Ibrahim A.S. saat menyembelih putranya, Nabi Ismail A.S., ada yang menggunakan tarian sebagai iringan takbiran, bahkan ada yang berperan menjadi kambing yang siap dikurbankan.

Pada hari kamis (29/06/23), santriwan santriwati Pondok Pesantren Lirboyo HM Al-Mahrusiyah III bersama-sama melaksanakan sholat Idul Adha. Rintik hujan pun turut mengiringi langkah para jamaah yang hendak membentangkan sajadah.

Sholat Idul Adha

Pada momen Idul Adha kali ini, Abah Reza menyampaikan sedikit pesan berikut seusai khutbah:
“Setiap tetes hayawan qurban yang disembelih dengan lantunan “Allahu Akbar” akan menjadi do’a bagi yang menyaksikan, terlebih bagi yang berqurban. Itu akan menjadi syafaat tersendiri dari Rosululloh SAW.”

Pesan serupa disampaikan oleh Syaikh Utsman bin Hasan al-Khuwairi didalam kitab Durrotun Nashihin-nya:
Diriwayatkan dari Sayyidina Ali R.A. bahwa Beliau berkata: “Barang siapa keluar dari rumahnya untuk membeli hewan kurban, makai a diganjar untuk setiap langkahnya pahala sepuluh kebaikan, dihapus sepuluh kejelekan, dan dinaikkan sepuluh derajat di Surga. Dan jika ia berbicara ketika membelinya, maka ucapannya seperti pahala bertasbih. Ketika ia menyerahkan harga hewan kurban tersebut, maka setiap dirham diganjar pahala tujuh ratus kebaikan, dan manakala ia menjatuhkan hewan kurban ke tanah untuk disembelih, maka seluruh makhluk yang ada di tempat tersebut hingga tujuh lapis bumi memintakan ampun untuknya. Jika ia sudah mengalirkan darah hewan kurban tersebut, maka Allah SWT menciptakan setiap tetes darah dari hewan tersebut sepuluh malaikat yang memintakan ampun untuknya hingga hari kiamat. Dan tatkala ia telah membagi daging kurban, maka setiap suapan dari daging tersebut seperti pahala memerdekakan hamba sahaya dari keturunan Nabi Ismail A.S.”

Usai sholat Ied, para santriwati yang mendapat job bakar-bakar sate pun berbondong-bondong menuju lokasi untuk mempersiapkan proses bakar-bakar. Mereka sangat antusias hingga semuanya terselesaikan dengan tuntas.

Bakar-Bakar Sate

Awalnya, bakar-bakar sate ini dikhususkan bagi segenap pengurus dan mahasiswi. Namun malam harinya Beliau Ning Hj. Niswatul Arifah mempersilahkan bagi siapa saja yang ingin ikut dan turut berpartisipasi untuk segera menuju lokasi bakar-bakar. “Biar semuanya ikut merasakan suasana Idul Adha, nanti pengurus tinggal mengontrol dan mengarahkan saja.” Tutur Beliau.

Ini menjadi hikmah sosial yang tersirat dalam ajaran berkurban. Selain menyenangkan hati kaum fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan, berkurban dapat menciptakan kebahagiaan bagi mereka (para santri), keluarga dan kerabat di hari raya. Buah dari itu semua adalah demi memperkokoh ikatan persaudaraan antar masing-masing individu dalam kelompok masyarakat muslim dan menanam jiwa persatuan dan kasih sayang dalam lubuk hati dan sanubari mereka.
Wallohu A’lam.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
Al-MiskyIdul Adha

Struggle

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”

Syahdu Merindu Dalam Majelis Dzikir wa Maulidurrosul

Syahdu Merindu Dalam Majelis Dzikir wa Maulidurrosul

Pesan-Pesan Ning Nafisah di Selepas Kembalinya Santri ke Pondok

Pesan-Pesan Ning Nafisah di Selepas Kembalinya Santri ke Pondok

Pesan K.H Reza Ahmad Zahid Dalam Halal Bi Halal Yayasan Hm Al Mahrusiyah

Pesan K.H Reza Ahmad Zahid Dalam Halal Bi Halal Yayasan Hm Al Mahrusiyah

Masih Dalam Nuansa Syawal, Keluarga Besar Yayasan Al Mahrusiyah Gelar Halal Bi Halal

Masih Dalam Nuansa Syawal, Keluarga Besar Yayasan Al Mahrusiyah Gelar Halal Bi Halal