web analytics

Ibu 

Ibu 
0 0
Read Time:1 Minute, 0 Second

Kaulah gua tenang tempatku bermula

Kaulah pelopor kebahagian saat aku bersapa pada dunia

Kaulah penenang di kala aku meneteskan air mata

Kaulah kekasih sejati yang selalu mencintai selamanya

 

Oh ibu, buaianmu selalu melekat pada diri seorang anak

Baca Juga: Pahlawanku

Didikan mu selalu menjadi pondasi kokoh dalam merajut mimpi purna

Ajaranmu yang selalu menghiasiku dalam setiap dimensi waktu

Kalam bibir mahalmu yang selalu ku jadikan mercusuar abadi

 

Oh ibu, kau tambatan hati abadi

Dikala sedih dan senang pelukanmu selalu merangkapku

Tak peduli betapa buruknya aku kau selalu cinta padaku

Hatimu selalu baku dalam menyayangiku

 

Oh ibu, kau selalu mengingatku di kala aku lupa

Baca Juga: Doa Dalam Dosa

Kau selalu ada di kala aku berkelana

Karena do’a mu yang selalu menyulut di tengah heningnya malam gulita

Bercampur dengan kucuran air mata dari lensa anggun nan indah

 

Kau hanguskan rasa lelah yang singgah dalam dirimu hanya demi bocah yang selalu merepotimu di setiap rentang waktu

Baca Juga: Mata-Mata

Tak pernah kau menagih balas budi dari banyaknya jasa yang kau transfer

Kau hanya ingin melihat aku bahagia dengan impian yang kudapatkan karena bekalmu

Dan kau hanya ingin aku tak lupa dengan dirimu Ketika kau bersemayam di liang gelam akhir dari persinggahan semua orang

 

 

Baca Juga: Capek

 

 

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like