Kediri, Elmahrusy Media
(15/06) Sore itu, suasana di Pondok Pesantren Ar- Roudloh terasa berbeda dari biasanya. Tepat pada pukul 16.30 seluruh santri Ar- Roudloh telah berkumpul dengan tenang memenuhi aula masjidil haram untuk melaksanakan agenda tahunan dalam rangka menyambut tahun baru Hijriah dengan menggelar pembacaan do’a akhir dan awal tahun Hijriah bersama- sama.
Dengan penuh kekhusyukan, seluruh santri mengikuti rangkaian acara yang di awali dengan sholat Ashar berjamaah, dilanjut pembacaan aurod ba’da sholat ashar. Lalu dilanjut dengan melantunkan sholawat Fii Hubbi Sayyidina Muhammad. Menjelang waktu maghrib, do’a akhir tahun dibaca bersama- sama yang dipimpin oleh Ustadzah Khoirunnisa.
Selepas itu, para santri bersama- sama melantunkan syi’ir do’a Al- Habib Abdullah Ibn Husain Ibn Thohir Ba’alawi.
Memasuki waktu Maghrib, para santri melaksanakan sholat Maghrib berjamaah, selepas sholat dilanjut dengan pembacaan do’a awal tahun yang diawali dengan membaca ayat kursi sebanyak 33 kali lalu dilanjut dengan memanjatkan do’a awal tahun, berharap di tahun baru Hijriah ini membawa keberkahan, kemudahan, dan kebaikan.
Para santri juga dianjurkan untuk meminum susu putih yang telah dibagikan. Ketika meminumnya dianjurkan untuk membaca do’a
اللهم بارك لي فيه وزدني منه
Juga dianjurkan untuk mengamalkan amalan menulis Bismillahirrohmanirrohim sebanyak 113 kali dalam sebuah kertas. Dengan catatan pada huruf mim lafadz Ar- Rohman dan Ar- Rohim juga ha’ pada lafadz Jalalah harus ditulis jelas lubangnya. Lafadz tersebut juga harus ditulis dalam keadaan mempunyai wudlu, menutup aurat dan menghadap kiblat, dan tidak boleh berbicara selama menulis berlangsung. Lalu, kertas itu dilipat dan disimpan di tempat yang sekiranya akan kita bawa kemana- mana kecuali ke toilet, seperti di dalam dompet. Tulisan tersebut tidak boleh dibuka sampai tahun baru yang akan datang lagi. Waktu menulis dimulai dari memasuki tahun baru, ba’da maghrib, sampai sebelum waktu maghrib di tanggal 1 Muharrom.
Wallohu A’lam