Kediri, Elmahrusy Media.
Senin dini hari (20/07), Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putra Lirboyo menggelar nonton bareng final piala dunia.
Laga yang mempertemukan Spanyol dan Argentina itu bukan kali pertama kegiatan ini dilaksanakan. Sejak perempat final, kegiatan nonton bareng ini sudah digelar. Bertempat di halaman belakang gedung sekolah MA Al Mahrusiyah, antusiasme para santri tak pernah surut untuk menyempatkan waktu menonton; meski larut.
Mungkin jika membahas perihal kendala, penetapan perbedaan jadwal laga adalah satu-satunya. Terlebih jika laga dimainkan terlalu pagi, seperti laga perebutan juara 3 antara Prancis vs Inggris yang memulai kick off di jam 4 subuh.
Karena waktu subuh, selain jama’ah, para santri harus mengikuti kegiatan pembelajaran di Madrasah Qiroatil Qur’an.
Itu kenapa pula, jadwal rutinan pembacaan istighotsah harian turut harus menyesuaikan jadwal pertandingan. Kadang lebih awal, bisa juga lebih akhir.
Tapi bagaimana pun kegiatan ini memiliki manfaat yang tidak kalah besar, menjadi momentum hiburan para santri, terutama mereka yang santri baru, tanpa harus mengganggu kegiatan belajar di pondok.
Terkhusus pada laga final ini, setelah Spanyol berhasil menekuk Prancis dengan skor 2-0, begitu pula dengan Argentina yang berhasil menang dan lolos dengan epic comeback dengan skor 2-1, membuat patut dinanti.
Hal lain, hal yang membuat laga final ini menjadi tambah menarik dan dinanti karena pertemuan Spanyol vs Argentina nanti merupakan bentuk laga finalissima yang tertunda antara juara UEFA dan CONMEBOL yang ditakdirkan bertemu pada final piala dunia.
Nonton bareng ini dihadiri oleh Gus Anas yang ditemani oleh bapak ketua pondok baru, Bapak Abdul Nafi Al Labib. Dari 2 layar besar yang dipasang, para santri mulai memenuhi pelataran halaman dengan alas yang dibawa mandiri, jajan dan minuman, bahkan bantal dan selimut.
Para penonton masing-masing memberikan sikapnya untuk perihal negara mana yang akan mereka dukung pada partai final ini. Teriakan dan sorak sorai semakin menambah euforia laga final.
Terkhusus pada laga final, nonton bareng kali ini terdapat sesi doorprize yang telah disiapkan oleh para panitia. Di sela pertandingan half time dan full time, MC memberikan beberapa pertanyaan seputar piala dunia dan Pondok Pesantren Al Mahrusiyah.
Perhelatan nonton bareng itu kian ramai dan meriah.
Pertandingan yang begitu sengit, dari mesin serang Spanyol yang tajam dan benteng pertahanan Argentina yang solid pertandingan final itu berlanjut sampai masa extra time dan meski pada akhirnya gol semata wayang Ferran Torres berhasil menjebol gawang Emiliano Martinez dan berhasil membuat Spanyol memastikan diri keluar sebagai pemenang piala dunia 2026.
Diangkatnya trofi emas piala dunia itu oleh Rodri berhasil membuat gemuruh sorak para pendukung Spanyol, di atas kenyataan lemas lesunya para pendukung Argentina.
Acara nonton bareng ini sempat djjeda untuk sholat subuh, dan di selesainya pertandingan, para santri segera berangkat untuk belajar di Madrasah Qiroatil Qur’an.
Wallahu a’lam.