web analytics

Sumpah Pemuda, Bukti Peran Anak Muda Yang Luar Biasa

Sumpah Pemuda, Bukti Peran Anak Muda Yang Luar Biasa
sumpah pemuda
0 0
Read Time:2 Minute, 37 Second

Belum lama ini, kita baru saja memperingati Hari Sumpah Pemuda. Hari yang menjadi bukti bahwa pemuda memiliki peran penting pada kemajuan bangsa dan negara. Ya, dalam catatan sejarah Sumpah Pemuda terlahir pada hari kedua Kongres Pemuda II, tepatnya 28 Oktober 1928 M, Ahad Wage atau 13 Jumadil Awal 1347 H. Sebelum resmi disahkannya, naskah Sumpah Pemuda memiliki jejak sejarah yang cukup panjang dalam proses perumusannya.

Sumpah Pemuda dilatar belakangi dengan kondisi Indonesia yang saat itu masih dalam masa penjajahan Belanda. Maka dari itu, para pemuda dari kelompok pelajar Indonesia sepakat untuk mendirikan Organisasi bernama PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) atau Student Bond pada tahun 1926 M. Kelompok PPPI ini terdiri para pemuda terpelajar yang menempuh pendidikan di Stovia, Technise Hoogeschool Te Bandoeng (THS), dan Rechtshogesschool.

Mereka semua mempunyai visi dan misi  sama bahwa penjajah yang mengekang Indonesia disingkirkan dengan kekuatan serta persatuan semangat pemuda bangsa. Bahkan Menurut Mr. Muhammad Yamin seorang sastrawan, sejarawan, budayawan, dan ahli hukum sekaligus tokoh penting dalam perumusan Sumpah Pemuda yang menuliskan ikrar Sumpah Pemuda, menuturkan bahwa Sumpah Pemuda berakibat besar pengaruhya dalam melahirkan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Ternyata hal ini sama dalam kejayaan Budha. Kok bisa? Yaps, Budha juga memiliki Sumpah besar yang dinamakan Sumpah Bukit Siguntang (683). Dari sumpah ini melahirkan kerajaan Budha Sriwijaya yang kuat dan jaya berlangsung hingga abad ke-13 M.

Selain Budha, Hindu juga memiliki kisah sumpah besar yang di namakan dengan Sumpah Patih Gadjah Mada di kaki Pegunungan Panaggungan pada 1331 M, efek sumpah ini melahirkan Kerajaan Hindu Majapahit yang kuat dan jaya.

Sedangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki sejarah Sumpah Pemuda, sumpah yang terjadi pada 28 Oktober 1928 digaungkan oleh para pemuda Tanah Air atas keinginannya untuk kemerdekaan Indonesia, yang mana 17 tahun kemudian memunculkan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.  Dari hal ini, menjadi bukti nyata bahwa peran anak muda memang sangat luar biasa dan tidak dapat dianggap sebelah mata.

Sebuah pepatah arab masyhur oleh Syaikh Musthofa Al Ghulayain menyebutkan,

شُبَّانُ الْيَوْمِ رِجَالُ الْغَدِ أِنَّ فِي يَدِكُمْ أَمْرُ الْأُمَّةِ وَفِي اَقْدَامِكُمٍ حَيَاتُهَا

“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Sesungguhnya di tanganmu-lah urusan bangsa dan dalam langkahmu tertanggung masa depan bangsa.”

Bahkan presiden pertama RI, yaitu Ir. Soekarno pernah berkata, ”Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, dan beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia”.

Dalam sejarah islam, di masa Dinasti Turki Utsmani terkenal dengan tokoh Sultan Muhammad Al Fattih (Sultan Mehmed). Dikenal sebagai Sang Penakluk Kerajaan Konstatinopel pada usia yang masih sangat muda yaitu di umur 21 tahun. Tentunya menjadi capaian sangat luar biasa dari aksi raja muda ini, yang mengindikasikan bahwa usia hanyalah angka, bukan menjadi sebuah patokan dalam menggapai cita-cita.

Demikian lah penjelasan sekilas tentang sepak terjang anak pemuda, semoga dengan hal ini kita semakin semangat dalam menggapai cita-cita. Mumpung masih muda, perbesarlah impian kita, tak ada yang tak mungkin di dunia ini untuk didapatkan dengan usaha nyata dan juga do’a, apalagi masih muda. Sekian, semoga bermanfaat.

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like