web analytics

Gus Reza: “Ilmu Tanpa Sanad, Bagai Perang Tanpa Senjata”

0 0
Read Time:2 Minute, 41 Second

Kediri, elmahrusy media 

Kamis malam (30/04) Madrasah Diniyah HM Al Mahrusiyah mengadakan Sanadan untuk seluruh tingkatan akhir Madrasah mulai dari Ibtida’iyah, Tsanawiyah, dan juga Aliyah. Acara ini digelar di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah III Ngampel, tepatnya di Aula KH Imam Yahya Mahrus.

Acara yang sudah menjadi agenda rutin tahunan Madrasah Diniyah ini dihadiri oleh KH Reza Ahmad Zahid. Lc. Ma., selaku mujiz, Agus H. Nabil Aly Utsman, selaku Kepala Madrasah, juga PKM, serta segenap dewan mustahiq tingkatan akhir Ibtida’iyah, Tsanawiyah, dan Aliyah.

Sejak ba’da Isya seluruh siswa madrasah sudah menempati tempat berlangsungnya acara dengan posisi paling depan diisi oleh tingkatan akhir Aliyah, setelahnya diikuti oleh tingkatan Akhir Tsanawiyah juga tingkatan akhir Ibtidaiyah. Senandung Sholawat tim banjari, dengan syahdu nan merdu menemani para siswa sembari menunggu kedatangan Gus Reza.

Kitab-kitab yang akan disanadkan pada sanadan ini meliputi kitab yang sudah dikaji oleh para siswa madrasah sesuai dengan tingkatannya masing-masing, seperti halnya kitab Jurumiyah untuk tingkatan Ibtida’iyah, kitab Imrithi untuk tingkatan Tsanawiyah, dan kitab Alfiyah untuk tingkatan Aliyah.

Selain kitab tersebut ada banyak lagi kitab-kitab yang akan disanadkan oleh Gus Reza, dengan jumlah keseluruhan ada 16 kitab yang disanadkan, 7 kitab untuk tingkatan Aliyah, 5 kitab untuk tingkatan Tsanawiyah, dan 4 kitab untuk tingkatan Ibtida’iyah.

Agenda ini tentu sangat penting untuk para siswa karena dengan sanadan, ilmu yang didapat para siswa dapat tersambung dengan orang-orang yang benar, dan tersambung sampai dengan mualif kitab.

Tepat sebelum Gus Reza menyampaikan sanadannya, beliau memberikan sedikit dawuh bahwa:

-إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ، فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ-

“Ilmu adalah Bagian dari pada Agama, maka perhatikanlah dari siapakah kalian mengambil Agama kalian”

Ilmu adalah Bagian dari pada Agama, oleh karenanya berhati-hatilah, jangan sampai kita mengambil ilmu dari orang yang tidak dibenarkan, seperti halnya Ahlul Bid’ah.

Disamping itu beliau juga manyampaikan bahwa ilmu tanpa sanad, bagaikan berperang tanpa menggunakan senjata. Tentu ini sangat menggambarkan sekali bahwa penting betul kedudukan sanad untuk seorang santri.

Ketika ilmu yang kita miliki tidak mempunyai sanad sama halnya kita berperang tanpa adanya alat berperang, artinya ketika nanti sudah berdakwah, sudah melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, kalau ilmu yang kita dapatkan tidak memiliki sanad, sama halnya dengan kita berperang tidak menggunakan senjata, artinya pada akhirnya kita nanti akan terkalahkan.

Beliau kemudian menambahkan, “Ketika ilmu tidak ada sanadnya, maka nanti ilmu yang kita miliki akan berkurang keberkahannya”.

Oleh karenanya beliau menghimbau kepada para santri untuk terus mengaji sampai menyelesaikan jenjang madrasahnya supaya bisa mendapatkan sanad keilmuan yang jelas dan tersambung sampai kepada mualif kitab.

Kalau ilmu yang kita miliki mempunyai sanad, artinya kita tersambung dengan guru-guru kita, ketika kita tersambung dengan guru kita, kita akan mendapatkan keberkahan daripada do’a-do’a guru kita.

“Semoga kita mendapatkan keberkahan, ini menjadi bukti daripada ilmu-ilmu kalian atau yang kalian dapatkan dari kitab-kitab yang kalian pelajari, sudah sambung sanad juga sambung silsilah kepada muallif, Insya Allah beliau-

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

beliau selalu mendoakan kita” Tutup Gus Reza.

Wallahu A’lam

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
elmahrusy ID

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”

Syahdu Merindu Dalam Majelis Dzikir wa Maulidurrosul

Syahdu Merindu Dalam Majelis Dzikir wa Maulidurrosul

Pesan-Pesan Ning Nafisah di Selepas Kembalinya Santri ke Pondok

Pesan-Pesan Ning Nafisah di Selepas Kembalinya Santri ke Pondok