web analytics

Cerpen

Kerajaanku yang Malang (Pt4)

  Pagi yang cerah dengan suara burung berkicau menyambut hari baru dalam sebuah desa kecil. Tempat itu kini menjadi taman pendidikan bagi seluruh rakyat kerajaan yang membutuhkan pendidikan. Di tempat itu mereka diajari dengan tulus oleh Anna, Steven, dan beberapa guru dari kerajaan luar yang termasuk teman dekat Steven. Tak lupa pula didampingi oleh rombongan […]

Keranjang

Lampu kamar remang-remang. Ruangan itu terasa sunyi, hanya terdengar detak jarum jam dinding di sudut kiri atas, tepat di samping tumpukan rak kitab dekat lemari. Disana, Ali tertidur sangat nyenyak. Di saat santri yang lain berangkat mengaji, ia justru merasa nyaman mendekap bantal biru muda bergambar Doraemon kesayangan—kado ulang tahun dari sang ibu. Ini sudah […]

Gayung adalah Renung

Desir angin tak kunjung hadir di tengah matahari yang semakin berseri. Badan yang berbalut kaos oblong dan sehelai kain yang dililitkan di pinggang terasa gerah. Mencari kesegaran sambil membawa kotak berisi alat mandi di siang bolong. Tak lupa, lintingan kertas berisi tembakau dan cengkeh hancur yang diapit di antara jari telunjuk dan jari tengah, adalah […]

Kerajaanku yang Malang (pt3)

Di suatu hari yang cerah dalam kerajaan yang dahulunya sangat permai dan damai. Akan tetapi karena sebuah bentrokan dari dalam membuat kerajaan ini menjadi kacau balau. Sang Putri Anna berjalan mengelilingi kawasan kerajaan dengan hati yang kacau balau melihat hal yang tidak disangkanya. Ia bertemankan seorang kepala pemburu di kerajaannya. “Hai Steven, tidakkah kau melihat […]

Kukira Ada

Embun pagi terasa sejuk saat matahari masih malu. Kicauan burung menyertai jalanan desa yang berlapis tanah. Suara mesin motor melintasi bumi yang tak selalu mulus. Terkadang, lubang berisi lumpur dan batu-batu besar membuat kendaraan bermesin menjadi hewan berkaki empat. Motor bergigi yang kukendarai terus menyusuri hutan menuju desa terpencil di timur kota. Setelah lebih dari […]

Tekadku Setinggi Angkasa

Aku Mahendra, satu-satunya darah daging seseorang yang hebat. Mungkin biasa saja bagimu, namun dia hebat menurutku. Dia sumber  inspirasiku, yang mampu membalikkan hati sekeras batu hingga membuatku terpaku. Dulu aku sangat membencinya, hingga lambat laun dia mengetuk hatiku untuk merasakan hebatnya. Oke, biar aku ceritakan sedikit sejarah hidupnya. Dia seorang pekerja keras. Tak peduli seberapa […]

Kulit Gabah di Tangan Ayah

“Duk… duk… duk…” Sore itu, di belakang rumah, suara lesung menggema indah, menumbuk gabah yang baru dijemur di dekat sawah. Aroma dedak bercampur udara lembab petang hari, menyatu dengan lembayung mentari. Aku duduk tak jauh darinya, di bangku bambu yang mulai lapuk dimakan waktu. Setiap dentum alu yang menghantam lesung memantulkan irama masa kecilku. Dulu, […]

Pulang

“Uangnya pas, terimakasih Pak.” Aku menyerahkan lembaran uang pada supir taksi yang telah mengantarkanku dari bandara. Ia mengangguk, kemudian menutup jendela mobil. Aku menarik koperku melalui sebuah gapura memeasuki gang bersamaan dengan mobil taksi yang menjauh. “Gradak…gradak,” roda koperku sangat berisik bergesekan dengan jalan kavling tak bisa kucegah. Mau diangkatpun isinya terlalu berat. Disepanjang jalan […]

Petik Rintik Matamu

Jalan itu ramai. Dipenuhi ribuan tapak kaki berbentuk sandal ataupun berbentuk jari-jari. Para santri berlalu lalang dari zaman ke zaman dengan buku berbahasa arab tanpa harokat. Dari sekian banyaknya tapak-tapak itu ada satu tapak yang berbeda. Berbentuk bulat. Tapak bekas tongkat. Namanya Hasan. Anak laki-laki berumur 15 tahun yang hidup hanya dengan kaki kanan. Dan […]

Kerajaanku yang Malang (Pt 2)

Suara air terjun bergemericik bersamaan dengan sang surya yang mulai muncul. Dalam gua tersebut terdapat satu orang yang masih terlelap dengan tidurnya. “Hei, bangun, Kawan, apa yang kau lakukan di sini?” “Hah… ada apa?” “Wow!! Ternyata seorang permaisuri Kerajaan Insulinde,” ujar para pemuda yang sedang melintas di hutan itu. “A… a…!! Apa yang kau lakukan […]

More Posts