web analytics

Rutinan Qosidah Burdah Spesial Hari Kemerdekaan Dan Surprise Ultah Ning Ochi

1 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Kediri, Elmahrusy Media (16/08), Sore, Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putri Asrama Daru Rosyidah Dan Darur Zaenab melaksanakan rutinan pembacaan qosidah burdah di Aula Al Fatah Asrama Daru Rosyidah, rutinan sore ini dihadiri oleh beliau Ning Hj Itta Rosyidah, Ibu Nur Wahidah, para Jama’ah dan seluruh santri Asrama Darur Rosyidah Dan Daru Zaenab.

Karna burdahan sore ini spesial Hari Kemerdekaan, Sebagian santri memakai baju putih dengan kerudung merah dan Sebagian memakai baju putih dengan kerudung putih, Agar melambangkan bendera merah putih. Ning Ochi tak kalah dengan santri-santrinya karna beliau juga memakai gamis putih dengan kerudung merah.

Setelah Rutinan pembacaan qosidah burdah, beliau menyampaikan kisah dari Putra Syeikh Abu Bakar Bin Salim yang meminta bimbingan untuk bertobat kepada Imam Husein, yang mana ketika Imam Husein diberi hadiah yang banyak tapi beliau menolak, Imam Husein berkata “wahai sultan meskipun kamu memberi harta yang banyak apapun itu tidak akan saya terima meskipun jabatanya pun saya tidak akan menerima karna saya mengejar jabatan akhirat”

Beliau Ning Ochi ngendikan “kita jangan perna mengejar jabatan dunia, kita hanya mengejar jabatan akhirat. karena kita hanya berfikir bagaimana Allah Swt. memandang kita, bagaimana sisi kita nanti didepan Allah Swt”. Jadi sekaya apa kita harus tetap harus bersyukur.

Karna ini spesial hari kemerdekaan, beliau ngendikan “ bersyukur karna negara kita memiliki banyak nikmat, bersyukur karna negara kita kaya. Meskipun negara kita disebut dengan negara koroha, tapi yang terpenting tetap cinta Indonesia. Karna ini termasuk mengikuti dawuh dari Hubbul Wathon Minal Iman.” Tutur Putri KH Imam Yahya Mahrus.

Setelah do’a langsung disambung dengan surprise perayaan ulang tahun beliau Ning Hj Itta Rosyidah Miskiyah, yang diawali dengan menyayikan lagu mabruk alfa mabruk oleh tim qosidah burdah, para jama’ah dan seluruh santri Asrama Darur Rosyidah Dan Daru Zaenab. Senyum Ning Ochi mengembang begitu indah saat dinyanyikan lagu mabruk alfa mabruk.

Kemudian, beberapa santri membawa beberapa bingkisan dan dua kue ulang tahun yang sudah disiapkan khusus untuk Ning Ochi.

Lalu, Dilanjut sesi potong kue, potongan pertama untuk para jama’ah yang disuapi langsung oleh Ning Ochi, potongan kedua untuk Sebagian santri yang membawakan bingkisan kedepan dan tim qosidah burdah.

Kemudian, Ning Ochi menyampaikan beberapa kata. Bahwa dibulan Agustus ini termasuk bulan yang masyaallah karna dibulan Agustus tidak hanya ulang tahun Ning Ochi. Tapi, KH Imam Yahya Mahrus juga lahir pada bulan Agustus yang mana tanggalnya bertepatan dengan harlah pondok pesantren HM Putra.

Waallahu’alam.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Memperingati Haul Nyai Dlomroh, Sang Kunci Berdirinya Pondok Lirboyo

Memperingati Haul Nyai Dlomroh, Sang Kunci Berdirinya Pondok Lirboyo

Gus Reza: “Ilmu Tanpa Sanad, Bagai Perang Tanpa Senjata”

Gus Reza: “Ilmu Tanpa Sanad, Bagai Perang Tanpa Senjata”

Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”