web analytics

Khazanah 2026: Makam Sunan Ampel

0 0
Read Time:56 Second

Surabaya, Elmahrusy Media. Dini hari sudah saat angkot berhenti sekembalinya dari Makam KH. M. Utsman Al-Ishaqi. Peserta rombongan langsung diarahkan ke area makam tanpa singgah ke bus guna menjaga ketepatgunaan waktu yang memang terbilang singkat untuk sekadar beristirahat. Bahkan, masih ada beberapa santri yang sedikit terlambat meski sudah diarahkan dengan sigap.

Kantuk peserta menguap pada tusuk dingin malam yang merangsek masuk ke sela barisan tahlil. Kelelahan menjadi manusiawi kala pukul menunjukkan 03.00 saat tahlil mulai terucap bersamaan. KH. Melvien Zainul Asyiqien kembali mengimami tahlil kami dengan khidmat. Nuansa dingin Makam Sunan Ampel memang menawarkan perjalanan ruhaniyah yang menyejukkan.

Aroma roti Mariyam mengekor hidung kami kala istirahat menunggu adzan subuh. Lengang itu memang dikhususkan untuk kami beristirahat. Sampai tibalah waktu subuh, wudhu di tengah angin dingin memanglah tugas diri menahan hawa nafsu agar tak terlena.

Sholat subuh pun usai kami tunaikan. Do’a kembali kami sampaikan ke haribaan. Berjejer menyusuri pasar sepanjang gang. Meski tidak diperbolehkan belanja karena memang ada peraturan sebagai acuan ketertiban.

Akhirnya sebelum matahari utuh menampakkan wujudnya. Semua peserta rombongan Khazanah 2026 telah memasuki bus masing-masing. Roda berputar menuju tujuan berikutnya.

About Post Author

Abidzar Maulana

Ingin bisa segalanya, termasuk menulis
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
Khazanah 2026

Ingin bisa segalanya, termasuk menulis

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Memperingati Haul Nyai Dlomroh, Sang Kunci Berdirinya Pondok Lirboyo

Memperingati Haul Nyai Dlomroh, Sang Kunci Berdirinya Pondok Lirboyo

Gus Reza: “Ilmu Tanpa Sanad, Bagai Perang Tanpa Senjata”

Gus Reza: “Ilmu Tanpa Sanad, Bagai Perang Tanpa Senjata”

Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”