web analytics

Lomba Hadroh Penyalur Hobi dan Bakat Musikal Santri

0 0
Read Time:2 Minute, 18 Second

Kediri, elmahrusy media (26/12) H-3 menuju puncak harlah Asrama Darsy yang ke-23, malam ini Aula Al-Fatah di meriahkan oleh Gema Sholawat mulai dari habsyi, banjari, hingga marawis. Lomba yang dipesertai oleh perwakilan angkatan kelas 10, 11, 12, dan mahasiwi serta mahasantri ini mendapatkan apresiasi penuh dari para santri di seluruh penjuru aula.

Lomba Hadroh ini merupakan inovasi baru dari lomba harlah di tahun-tahun sebelumnya. Melalui lomba ini para santri dapat menyalurkan bakat bahkan hobi mereka di panggung gembira. Para peserta membawakan jingle menarik dan juga meriah sebagai pembuka sholawat yang akan mereka bawakan.

Adab, vocal, alat, kesopanan, dan kekompakan menjadi point penilaian lomba hadroh malam ini. Peserta pertama sekaligus sebagai pembuka lomba diisi oleh kelas 11 dengan membawakan sholawat genre banjari, kemudian kelas 10 dengan genre habsyi, dilanjut kelas 12 dengan genre habsyi, dan terakhir dipungkasi oleh colaborasi marawis mahasiswi dan mahasantri.

Ustazah Kayyisatul Masruroh selaku dewan jurui satu memberikan komentar, “Alhamdulillah malam ini setiap peserta membawakan solawat dengan ciri khas masing-masing, ada habsyi, banjari, dan juga marawis,” tutur sekretaris pondok mengawali komentarnya.

Ustazah Kayyis melanjutkan bahwa sebenarnya kunci dari sebuah lomba itu adalah percaya diri, “Tapi dari peserta 1- 4 peserta, kok peserta ke-4 percaya dirinya terlalu tinggi ya,” tuturnya sedikit memberi lawakan.

Dan untuk lomba malam ini Ustazah Kayyis juga memberikan apresiasi kepada para peserta. Karena, untuk lomba hadroh tingkat asrama ini sudah bagus sekali dan patut untuk diapresiasi. Ustazah Kayyis juga berharap, “Semoga kedepannya menjadi lebih baik dan lebih bagus lagi tentunya,” tuturnya mengakhiri komentar.

Selanjutanya, komentar ke-2 diberikan oleh Ustazah Arina Maqsurotil Filqiyam, beliau berkomentar, “Jadi disini saya ingin bercerita tentang sedikit pengalaman Ustazah Kayyis yang sudah mengikuti lomba hadroh diluar sebanyak tujuh kali dan baru menang sekali,” tutur beliau sambil sedikit bergurau.

Ustazah Arina melanjutkan, “Tapi sekalinya menang langsung jadi juara satu,” tambah beliau. Kemudian beliau juga menjelaskan perbedaan antara lomba hadroh di luar dan di asrama yang sedang berlangsung sekarang, beliau menjelaskan, “Hadroh yang sebenarnya itu ketika menampilkan banjari tidak perlu salam, tapi karena ini bukan banjari yang sebenarnya jadi bisa dijadikan acuan untuk lomba-lomba berikutnya di tahun depan,” jelas beliau kepada audience.

Kemudian, dilihat dari penilaian yang meliputi adab, alat, vocal, kesopanan, dan kekompakan ini merupakan point penting dalam sebuah lomba. jadi bisa diperhatikan lagi ketika memasuki panggung sebelum menampilkan lagu itu berikan salam penghormatan terlebih dahulu.

Salain itu, hal yang perlu diperhatikan lagi adalah kekompakan yang meliputi ketika satu mengankat mic maka semua juga mengankat mic begitupun sebaliknya ketika menaruh mic. Terakhir Ustazah Arina berkomentar, “Malam ini hadroh sudah bagus sekali dan semoga yang saya sampaikan dapat dijadikan acuan untuk penampilan yang lebih baik di perlombaan berikutnya,” tutur beliau mengakhiri komentar sekaligus sebagai penutup acara lomba hadroh malam ini. Waallahu a’lam.

About Post Author

Anisa Fitri Ulhusna

Mengabdi untuk Mengabadi
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mengabdi untuk Mengabadi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Memperingati Haul Nyai Dlomroh, Sang Kunci Berdirinya Pondok Lirboyo

Memperingati Haul Nyai Dlomroh, Sang Kunci Berdirinya Pondok Lirboyo

Gus Reza: “Ilmu Tanpa Sanad, Bagai Perang Tanpa Senjata”

Gus Reza: “Ilmu Tanpa Sanad, Bagai Perang Tanpa Senjata”

Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Bekal Pengabdian: MQQ Al Mahrusiyah Gelar Diklat dan Khotmil Qur’an Ke 5

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Haru Biru Pemilu Ketua Pondok Baru

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Di Haul Masyayikh Lirboyo 2026, KH Reza Ahmad Zahid Tekankan Perbarui Niat

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”

Habib Jindan: “Sanad Bagian dari Agama”