web analytics

Khazanah 2026: Makam Sunan Gresik

ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">
0 0
Read Time:1 Minute, 34 Second

Gresik, Elmahrusy Media. Sengat terik dari surya di atas kepala tak terpayungi dengan hanya berbekal sorban. Tetes keringat menemani perjalanan di dalam bus mini bertulis damri. Jumlah penjemputan yang tidak sebanyak ojek dan dokar di Makam Sunan Giri tadi membuat kami harus menunggu sedikit lebih lama. Setelah panitia mengatur dua barisan guna membagikan tiket pulang kembali ke bus.

Sampai pun kami di area Makam Sunan Gresik, kami masih harus berjalan menyusur gang guna tepat sampai ke pendopo Makam. Tiang-tiang kayu besar penyangga atap menyambut kami. Terlihatlah tiga makam utama di hadapan kami. Berisi Makam Sunan Gresik sendiri, istri dan anak beliau.

Rombongan kami pun terbelah dua memadati pendopo besar yang juga berjumlah dua buah. Peserta putra berada di pendopo utama Makam Sunan Gresik di sebelah timur membujur ke selatan, peserta putri berada di pendopo sebelah barat makam yang juga membujur ke selatan

Tahlil sekali lagi kami baca dengan lantang dan serempak dipimpin oleh KH. Melvien Zainul Asyiqien. Hawa yang semakin panas membuat semangat juga makin bertambah. Do’a tahlil kali ini dipimpin KH. Reza Ahmad Zahid, dengan amin kami yang serempak menyahut untaian kalimat do’a. Rampung sholawat Ya Robbi Bil Musthofa berkumandang pintu besi pembatas Makam dibuka oleh juru kunci. Segenap keluarga Dzuriyah Al Mahrusiyah melaksanakan nyekar. Secara bergantian keluarga menaburkan kembang yang telah disediakan pada tiga makam utama.

Setelah semua agenda tahlil selesai, giliran peserta Khazanah 2026 melaksanakan sholat jama’ qoshor taqdim zuhur dan ashar. Tempat sholat yang jadi pembeda antara rombongan santri putra dan putri. Bila putra dipersilahkan sholat di aula lantai 2 makam. Sementara putri langsung diarahkan keluar area makam guna melaksanakan sholat di Masjid.

Setelah kiranya semua peserta rampung menunaikan sholat. Panitia langsung mengarahkan untuk masuk ke dalam bus mini yang sudah siap menjemput kembali ke area parkiran bus. Sesampainya di area parkir, peserta dengan segera diminta menaiki busnya masing-masing guna melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Drajat, Lamongan.

About Post Author

Abidzar Maulana

Ingin bisa segalanya, termasuk menulis
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
Khazanah 2026
ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">

Ingin bisa segalanya, termasuk menulis

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Isra Mi’raj : Momentum Memetik Barokah dan Menjemput Manfaat

Isra Mi’raj : Momentum Memetik Barokah dan Menjemput Manfaat

Kuis Pemantik dan Analogi Unik Warnai Peringatan Isra’ Mi’raj di Asrama Al-Misky

Kuis Pemantik dan Analogi Unik Warnai Peringatan Isra’ Mi’raj di Asrama Al-Misky

Gus Reza Memaknai Isra Mi’raj Dalam Masbro Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah 3 Ngampel

Gus Reza Memaknai Isra Mi’raj Dalam Masbro Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah 3 Ngampel

Masbro dan Is’ra Mi’raj Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putra Lirboyo

Masbro dan Is’ra Mi’raj Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putra Lirboyo

Khazanah 2026: Makam Masyayikh Gedongan

Khazanah 2026: Makam Masyayikh Gedongan

Khazanah 2026: Makam Sunan Gunung Jati

Khazanah 2026: Makam Sunan Gunung Jati