Jumat malam, pada tanggal 1 Agustus 2025 bertepatan dengan hari lahir pondok pesantren HM Al-Mahrusiyah, pondok pesantren HM Al-Mahrusiyah III yang berada di Ngampel menggelar peresmian Aula KH Imam Yahya Mahrus dengan dihadiri oleh beberapa tamu undangan dari berbagai sektor pemerintah, mulai dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Wakil Walikota Kota Kediri, ketua PCNU kota Kediri, ketua Syuriah PCNU Kota Kediri, kepala Biro kesra Provinsi Jawa Timur, Kepala Kemenag Kota Kediri dan Waka Polres Kota Kediri.
Acara dimulai pukul 21:30 dengan diawali oleh Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur didampingi oleh Dzuriyyah dengan memasuki pintu aula dibersamai dengan prosesi potong pita sebagai simbolis di sahkannya Aula KH Imam Yahya Mahrus.
Satu persatu segenap Dzuriyyah KH Imam Yahya Mahrus beserta seluruh tamu undangan menaiki panggung Aula, dimulai dengan sambutan-sambutan yang diawali oleh KH Melvien Zainul Asyiqien sebagai perwakilan keluarga, beliau menyampaikan sedikit sejarah berdirinya pondok pesantren HM Al-Mahrusiyah dari mulai namanya Ibnu Rusydi, lantas sempat berganti menjadi HM Putra, hingga saat ini menjadi HM Al-Mahrusiyah.
Dilanjut sambutan Wakil Walikota Kediri sebagai perwakilan pemerintahan kota Kediri, beliau mewakili Walikota Kediri yang tidak dapat hadir pada acara ini, Beliau menyampaikan bahwa peresmian Aula KH Imam Yahya Mahrus pada malam hari ini yang mana bertepatan dengan hari Jumat tanggal 1 Agustus 2025 ini merupakan hari yang nantinya mudah dikenang, hari Jumat juga merupakan hari yang berkah, semoga dengan dilaksanakannya peresmian pada malam hari ini menjadi awal yang penuh barokah setelahnya beliau mengajak kepada para santri untuk mengikuti program kota Kediri dihari jadi kota Kediri yang ke-1146 yang mana program kali ini mengusung tema “Kolaborasi Menuju kota Kediri Yang Mapan”.
Sambutan selanjutnya oleh KH Reza Ahmad Zahid, Beliau menyampaikan banyak sekali mengenai sejarah HM Al-Mahrusiyah, dengan menyampaikan bahwa HM Al-Mahrusiyah terdapat banyak sekali lembaga-lembaga pendidikan yang bukan hanya mengajarkan pendidikan Ilmu Agama, tetapi juga pendidikan Ilmu Dunia, beliau menyampaikan dengan menggabungkan kedua Ilmu tersebut yakni Ilmu Addini (Agama) dan Ilmu Adduniawi (Dunia) semoga santri HM Al-Mahrusiyah ini menjadi kader-kader bangsa ditempat yang dikatakan Majmaul Bahrain, yakni tempat kumpul nya dua samudra keilmuan.
yang terakhir yakni pidato yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur yakni Bapak Emil Elestianto Dardak, Beliau bercerita proses perjalanan beliau bisa menduduki jabatan sebagai Wakil Gubernur, beliau mengatakan bahwa beliau juga sama seperti halnya sebagian santri yang hadir di acara ini yakni ijazah beliau juga SMK, beliau menyampaikan SMK adalah pendidikan Vokasi yang menjadi tumpuan bagi Jawa Timur dimana Vokasi lebih berpusat pada praktek dilapangan, beliau berpesan kepada para santri untuk tetap semangat dan bersiap untuk mengikuti perkembangan zaman dimana Al-Mahrusiyah menjadi tempat yang sesuai untuk meraih hal tersebut.
Setelah Pak Emil selesai menyampaikan pidatonya, Doorprize dibagikan satu persatu bagi para santri yang berkesempatan menjawab pertanyaan dengan benar, setelah pembagian hadiah, dilanjut Doa kafaratul majelis, serta perayaan simbolis hari lahir Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah yang ke 37 dengan dilangsungkannya prosesi pemotongan tumpeng oleh segenap Dzuriyyah KH Imam Yahya Mahrus. Di lanjut dengan prosesi foto bersama dengan menandakan berakhirnya acara.