web analytics

Negeri Serambi Mekah

0 0
Read Time:4 Minute, 10 Second

Selain Jakarta dan Yogyakarta, daerah khusus yang diberikan otonomi keistimewaan lebih untuk membuat atau mengatur pemerintahannya sendiri adalah Negeri ujung utara Indonesia, daerah ini selain dijuluki sebagai Miniatur Mekkah, juga kerap disebut dengan sebutan Negeri Serambi Mekkah dimana julukkan ini sudah melekat sejak abad Ke-16 dan ke-17 pada masa kejayaan kesultanan Aceh Darussalam dibawah Kesultanan Iskandar Muda (1607-1636). Julukan ini tentu tidak karena disebutkan pertama kali pada waktu atau tahun tertentu, akan tetapi seiring berjalannya waktu dan beberapa faktor sosial, adat dan budaya yang juga mempengaruhi julukan atau sebutan bagi Aceh sebagai Negeri Serambi Mekkah. Selain itu, banyaknya sejarah yang mengatakan bahwa pertama kali Islam datang ke tanah Nusantara yakni dengan daerah Aceh sebagai Pintu pertama atau Gerbang Awal Masyarakat Arab menginjakan kaki juga menjadi salah satu alasan mengapa Aceh erat sekali kaitannya dengan nuansa Arab.

Adat yang kental dengan Syariat

Ketika kita membicarakan tentang adat Aceh tentu sangat kental sekali dengan Syariat Agama Islam. Mengapa demikian? Jawabannya adalah sebab Aceh adalah daerah yang mayoritas Agama Islam terbanyak di Indonesia, dengan presentase hampir 98%. Tentu ini sudah menjawab pertanyaan yang muncul dikepala kita, Dimana banyak sekali adat yang terikat erat dengan Syariat Islam. Sebagai contoh permasalahan tentang hukum pidana yang hal ini telah diatur dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014. tentang Hukum Jinayat. Qanun ini mengatur berbagai tindak pidana berdasarkan syariat Islam. Salah satu hukuman yang diatur dalam Qanun adalah Hukuman cambuk untuk pelanggaran seperti Khamr (minuman keras) Maisir (judi) Zina, Liwat (hubungan sesama jenis laki-laki) dan Musahaqoh (hubungan sesama jenis perempuan). Hukuman cambuk ini dilaksanakan didepan umum yang secara fungsi untuk mengedukasi dan juga sebagai sanksi sosial yang kuat dalam budaya Aceh.

Mengintip sedikit tradisi dan budaya Aceh

Tak hanya adat, tapi juga semua yang berbau Aceh masih sedikit terpapar nuansa Islami. Peusijeuk, Meugang, Khanduri Maulid Nabi dan Peutron Aneuk adalah tradisi dan upacara adat yang masih berkaitan dengan nuansa Islami. Peusijeuk atau yang berarti tepung tawar adalah tradisi upacara simbolik yang dilaksanakan untuk memohon keselamatan, ketenangan, dan keberkahan dari Allah SWT. Tradisi ini dilaksanan ketika momen pernikahan, khitanan, menunaikan ibadah haji atau hari penting lainnya. Dengan diisi kegiatan-kegiatan seperti halnya tahlil, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa. Selanjutnya Meugang atau Makmeugang adalah tradisi makan daging bersama yang dilaksanakan menjelang Hari raya Idul Fitri, Idul Adha, Ramadhan. Hal ini menjadi tradisi masyarakat Aceh dengan menyembelih hewan kurban seperti Kambing dan Sapi, beberapa rumah juga ada yang menyembelih Ayam ataupun bebek. Hal ini dengan tujuan mengharap keberkahan dan menjalin silaturahmi antar masyarakat. Tradisi ini pertama kali dilaksanakan sejak zaman Sultan Iskandar Muda. Pada waktu itu menjelang Ramadhan dan dua Hari Raya beliau menyembelih hewan kurban dalam jumlah yang banyak dan nanti semua dagingnya disebarkan secara gratis kepada rakyatnya, dengan tujuan sebagai rasa rasa syukur dan terima kasih atas kemakmuran rakyatnya. Menjadikan tradisi ini mengakar kepada seluruh rakyat Aceh, dimana mereka pantang jika keluarga tidak melakukan tradisi ini sebab beranggapan bahwa seluruh hasil jerih payah yang telah dihasilkan selama 11 bulan maka harus disisihkan untuk tujuan keberkahan, selaras dengan rukun Islam yang ke-tiga yakni Zakat. Untuk Khanduri Maulid Nabi tentu tidak perlu dijelaskan panjang lebar, sebab jelas orientasi tradisi ini untuk mengagungkan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Tantangan dan Ancaman Tanah Aceh

Tak hanya ujung timur Nusantara yang punya kelompok saparatisme yang memberontak untuk merebut kemerdekaan. Aceh pun sama. Gerakan Aceh Merdeka menjadi kelompok saparatisme yang mencoba memberontak dan melawan. Hal ini bermula dari beberapa faktor utama termasuk penganiyaan historis, perbedaan pendapat mengenai Hukum Islam, ketidakpuasan terhadap distribusi kekayaan sumber daya alam Aceh dan peningkatan jumlah orang Jawa di Aceh, Pada tahun 1976 seorang tokoh bernama Hasan di Tiro mendirikan GAM (Gerakan Aceh Merdeka), salah satu faktornya terjadi sebab termotivasi atas penemuan gas cadangan yang besar di Lhokseumawe. Gerakan kecil ini menyebabkan sebuah insiden yang mengakibatkan tewasnya salah satu menteri Amerika Serikat dan mendapatkan perhatian serius dari pemerintahan pusat. Ketika Belanda menyerahkan wilayah kedaulatan jajahannya, pemerintahan Aceh merasa tidak ada konsultasi dari pemerintah, sehingga salah satu toko Daud Berheush melakukan penyerangan bersenjata yang berakibatkan sebuah penyerahan hak khusus yang diberikan oleh Presiden Soekarno untuk mengatur pemerintahan sendiri, akan tetapi Presiden Soekarno tidak mengizinkan Aceh menerapkan Syariah Hukum pada masa pemerintahannya (1945-1976) karena keyakinannya yang kuat akan pemisah antara Agama dan Negara.

Mengenal Sabang, Kota paling Barat dan Utara di Indonesia.

Kalau diujung timur ada Merauke, dibarat tentu ada yang namanya Sabang. Kota yang berada di Pulau Weh, pulau paling utara pulau Sumatera. Terkenal dengan kota wisata bahari dengan menyajikan Tugu Kilometer Nol yang sangat terkenal di Sabang, disisi lain Keindahan Laut yang sangat indah menjadikan Sabang sebagai salah satu destinasi wisata yang direkomendasikan ketika berkunjung ke Aceh. Sabang juga dikenal sebagai Kota Free Trade Zone (Zona Ekonomi Bebas) dan kawasan perdagangan bebas di Aceh, yang menawarkan investasi seperti bebas bea masuk dan PPN/PPnBM, hal ini didasarkan pada Undang Undang No. 37/2000, bertujuan mengembangkan logistik, maritim, pariwisata, dan perikanan dengan intensif pajak dan fasilitas pelabuhan multifungsi, menjadikannya pusat strategis di jalur pelayaran Internsional.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
The Untold Reasons Behind Animal Testing

The Untold Reasons Behind Animal Testing

Budaya Santri Thailand Selatan, Benteng Islam di Tengah Keberagaman

Budaya Santri Thailand Selatan, Benteng Islam di Tengah Keberagaman

Menjaga Diri di Tengah Riuhnya Dunia

Menjaga Diri di Tengah Riuhnya Dunia

Peluang dan Tantangan Negara Agraris

Peluang dan Tantangan Negara Agraris

Santri Tidak Harus Jadi Kiai

Santri Tidak Harus Jadi Kiai

Merayakan Kemenangan Timnas Dalam Pelukan Surat Al Fil

Merayakan Kemenangan Timnas Dalam Pelukan Surat Al Fil