Kediri, Elmahrusy Media.
Kamis, (09/07) Masa Penerimaan Santri Baru (PSB) di Pondok Pesantren HM AL- Mahrusiyah Putri Asrama Ar- Roudloh Lirboyo, kini telah menginjak hari kesembilan dari total 11 hari yang dijadwalkan. Menjelang dua hari penutupan, arus kedatangan calon santriwati terpantau masih terus mengalir.
Hingga hari kesembilan ini, tercatat 34 santriwati baru yang masuk. Jumlah tersebut kian bertambah dengan adanya 25 santriwati yang merupakan alumni Madrasah Tsanawiyah Al- Mahrusiyah yang berdomisili di Al- Mahrusiyah 2 Muning, Asrama Al- Mahda yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang Madrasah Aliyah Al- Mahrusiyah. Sehingga total santriwati yang masuk pada hari ini mencapai 59 orang.
Ustadzah Kustia Nur Rohmah, Ketua Pondok Asrama Ar- Roudloh, dalam wawancaranya menjelaskan bahwa seluruk calon santriwati beserta wali santri harus melewati serangkaian alur registrasi.
Menurut penjelasan Ustdzah Kustia, proses pendaftaran dimulai terpusat di Pondok Pesantren Al- Mahrusiyah 3 yang berlokasi di Jalan raya Ngampel, Kelurahan Ngampel, Mojoroto, Kota Kediri. Di Lokasi ini, wali santri dan calon santri terlebih dahulu menuju Stand Informasi Umum tentang Penerimaan Santri Baru dan Yayasan Al- Mahrusiyah serta mengisi surat pernyataan.
Setelah itu, menuju ke Aula K.H. Imam Yahya Mahrus untuk menyelesaikan beberapa tahapan. Pertama, menuju stand Lembaga Formal untuk melakukan pendaftaran dan penyerahan berkas sesuai jenjang pendidikan yang dituju.
Lalu, menuju ke stand Kantor Pusat Administrasi (KPA) untuk melakukan daftar ulang, menyelesaikan administrasi keuangan, pembuatan akun Quamus, serta pengambilan kartu logistic untuk menukarkan seragam diniyah maupun formal. Selanjutnya, menuju stand Medical Check- Up untuk pemeriksaan Kesehatan menyeluruh bagi calon santri.
Setelah itu, menuju ke stand Madrasah Diniyah untuk melakukan penyerahan berkas sekaligus sosialisasi sistem madrasah diniyah dan menanyakan apakah calon santri akan melakukan tes- tesan atau tidak.
Setelah seluruh proses administrasi pusat selesai, santriwati diperbolehkan memilih satu dari tujuh pilihan asrama putri yang tersedia, meliputi Asrama Darur Rasyidah, Daruz Zainab, Ar- Roudloh, Al- Mahda, Al- Misky, Al- ‘Asyiqie, dan Al- Qomariyah.
Lebih lanjut, Ustadzah Kustia memaparkan prosedur khusus bagi santriwati yang memilih Asrama Ar- Roudloh yang berlokasi di Jalan K.H. Abdul Karim No.9, Lirboyo, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Setibanya di asrama, calon santri harus melewati tiga meja pelayanan. Meja pertama, panitia melakukan pengecekan ulang kesesuaian berkas dari pusat, mendata nomor telepon wali santri untuk dimasukkan ke sistem informasi asrama, serta menetukan kamar yang akan ditempati.
Menuju meja kedua, disini panitia akan memaparkan poin- poin penting aturan khas Asrama Ar- Roudloh. “Meskipun santri sudah menerima buku panduan, di asrama panitia Kembali menjelaskan beberapa poin penting, seperti aturan pakaian sehari- hari, teknis menelepon ke rumah, pengiriman paket, jadwal sambangan, hingga masa karantina santri baru yang berlangsung selama 60 hari, untuk Asrama Ar- Roudloh sendiri, hal ini dihitung sejak hari pertama santri menetap.” Terang Ustadzah Kustia.
Setelah itu, di meja ketiga santriwati diwajibkan untuk membeli paket perlengkapan wajib khas Asrama Ar- Roudloh yang berisi tepak sabun, tepak makan, buku izin, BKCPS, dan kitab Rotib Al- Haddad.
Setelah melewati ketiga meja tersebut, berikutnya adalah sowan kepada pengasuh Asrama Ar- Roudloh, yaitu beliau Agus H. Izzul Maula Dliyaullah dan Ning Hj. Nafisah, atau kerap disapa Gus Izzul dan Ning Nana. Untuk waktu persowanan sendiri itu disesuaikan kondisi.
Sebagai tahap akhir sebelum memasuki Asrama, panitia melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan santriwati guna menyortir dan memastikan tidak ada barang yang ilegal untuk masuk ke lingkungan Pondok Pesantren. Setelah melewati tahap ini, santriwati secara resmi telah dinyatakan sebagai santri Asrama Ar- Roudloh dan diantarkan ke kamar yang telah ditentukan tadi dengan dipandu oleh ketua kamar yang bertugas.
Kepada santri baru, Setiap Lelah pasti berbuah, semoga kelak berbuah ilmu yang bermanfaat dan barokah fiddin waddunya wal akhirah. Aamiin.
Selamat Berproses!
Wallohu A’lam