web analytics

Ilmu Apa yang Wajib Dicari?

0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Sebagai seorang santri, tentu telinga kita tidak asing Ketika mendengar Ta’lim Muta’allim. Sebuah karya monumental dari Syekh Burhanudin Az-Zarnuji atau biasa dikenal dengan Syekh Zarnuji. Kitab Ta’lim Muta’allim merupakan kitab yang digemari dan diterima berbagai kalangan dalam dunia Pendidikan, khususnya belajar dan mengajar.

فلما رأيت كثيرا من طالب العلم فى زماننا يجدون إلى العلم واليصلون من منافعه وثمراته

“Ketika saya melihat banyak para pencari ilmu di zaman kita yang bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu, tapi tidak mendapat manfaat dan buahnya.”

Syekh Zarnuji mengatakan bahwa banyak orang yang telah bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu tapi tidak mendapat pengamalan dari ilmu tersebut sehingga tidak dapat menyebarkannya. Hal tersebut dikarenakan cara yang salah serta syarat-syarat yang ditinggalkan.

قال رسول هللا صلى هللا عليه وسلم: طلب العلم فريضة على كل مسلم ومسلمة

Rasulullah saw bersabda: “Menuntut ilmu wajib bagi muslim laki-laki dan muslim perempuan.”

Oleh karena itu, beliau bertujuan untuk menjelaskan hal-hal yang berhubungan dalam pencarian ilmu, baik dari kitab-kitab yang telah beliau baca maupun dari guru-guru beliau.

Terdapat tiga belas bab atau fasal dalam kitab Ta’lim Muta’allim ini, yakni; fasal tentang hakekat ilmu, pengetahuan dan keutamaannya; fasal tentang niat dalam mencari ilmu; fasal tentang memilih ilmu, guru, teman, dan ketekunan; fasal tentang menghormati ilmu dan guru; fasal tentang kesungguhan, beristiqamah dan cita-cita; dan lain-lain.

Beliau mengungkapkan, bahwa kewajiban mencari ilmu bukanlah semua ilmu, namun ilmu yang dibutuhkan sekarang untuk diamalkan dan wajib bagi seseorang tersebut untuk menjaga hal-hal yang perlu diamalkan sekarang. Contoh, sebagai seorang muslim tentu diwajibkan mendirikan sholat. Oleh karena itu wajib pula bagi orang muslim tersebut untuk mencari ilmu tentang sesuatu yang berhubungan dengan sholat,

اعلم بأنه اليفترض على كل مسلم طلب كل علم وإنما يفترض عليه طلب علم الحال

Ketahuilah bahwan tidak wajib bagi setiap muslim mencari setiap ilmu, tetapi wajib bagi muslim itu mencari ilmu hal keadaan (sekarang).

Tolak ukur kewajiban mencari ilmu yaitu ilmu yang dapat diamalkan untuk menunaikan kewajiban. Karena sesungguhnya sesuatu yang digunakan untuk menegakkan fardhu, maka sesuatu tersebut fardhu, dan sesuatu yang digunakan untuk menunaikan kewajiban, maka sesuatu itu wajib. Seperti yang tertera dalam kitab,

ويجب عليه بقدر ما يؤدى به الواجب، لأن ما يتوسل به إلى إقامة الفرض يكون فرضا، وما يتوسل به إلى إقامة الواجب يكون واجبا

Selain itu, seorang muslim juga diwajibkan untuk mengetahui dan mempelajari akhlak, baik yang terpuji maupun yang tercela. Supaya dapat mengenali tolak ukur sifat-sifat yang diharamkan (seperti sombong, kikir, penakut, dan lain-lain) agar dapat menghilangkan para sifat tercela dalam diri kita. Seperti yang diungkapkan oleh Syekh Zarnuji dalam kitabnya,

وكذلك في سائر األخالق نحوالجود والبخل والجبن والجراة والتكبر والتواضع والعفة واألسراف والتقتير وغيرها.فان الكبر والبخل والجبن والسراف حرم واليمكن التحرز عنحا االبعلمها وعلم ما يضادها فيفترض عل كل انسان علمها

Dalam kitab ini pula disebutkan, bahwa Imam Syafi’I pernah berkata,

وقد حكى عن الشافعى رحمه هللا انه قال:العلم علمان علم الفقه لألديا وعلم الطب لالبدان وما وراء ذلك بلغة مجلس

“ilmu itu hanya dua: 1. Ilmu fiqih, yaitu untuk mengetahui seluk-beluk masalah agama. 2.ilmu kedokteran, yaitu untuk mengetahui keadaan sehat dan sakit tubuh.”

Pandangan pragmatis Imam Syafi’i menunjukkan bahwa ilmu harus memberikan manfaat nyata, yakni memperbaiki kondisi rohani (agama) dan jasmani (kesehatan) manusia. Oleh karena itu, ilmu-ilmu lain dianggap sebagai pelengkap bekal hidup.

Wallahu a’lam.

About Post Author

Rahmat Adhy Wicaksana

Lahir di ujung timur Pulau Sumatra. Hidup sederhana sambil melukis menggunakan kata-kata.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Lahir di ujung timur Pulau Sumatra. Hidup sederhana sambil melukis menggunakan kata-kata.

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Golongan Yang Wajib Membayar Fidyah Puasa

Golongan Yang Wajib Membayar Fidyah Puasa

Kitab Al-Adzkar  Warisan Agung Imam An-Nawawi Dalam Tradisi Dzikir Islam

Kitab Al-Adzkar Warisan Agung Imam An-Nawawi Dalam Tradisi Dzikir Islam

Rukun-Rukun Sholat, Kitab Kasyifatus Saja

Rukun-Rukun Sholat, Kitab Kasyifatus Saja

Ngaji Syama’il Part 25, Cara Duduk Rasulullah SAW

Ngaji Syama’il Part 25, Cara Duduk Rasulullah SAW

Ngaji Syama’il Part 24: Sifat Rendahnya Hati Rasulullah SAW

Ngaji Syama’il Part 24: Sifat Rendahnya Hati Rasulullah SAW