Kediri, Elmahrusy Media. Sebagai upaya merawat keberlangsungan estafet perjuangan, Pondok Pesantren Al-Misky HM Al-Mahrusiyah Lirboyo menggelar prosesi Reformasi dan Pelantikan Pengurus Baru Masa Khidmah 2026-2028. Acara ini berlangsung pada Ahad malam (17/05/2026) yang bertempat di Aula Al-Misky Lantai 1, dimulai tepat pukul 20.18 WIB.
Sebelum prosesi pelantikan ini digelar, seluruh jajaran kepengurusan masa khidmah 2024-2026 terlebih dahulu telah menuntaskan kewajibannya melalui agenda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang dilaksanakan pada Jum’at (15/05/2026) lalu. Langkah ini menjadi bukti nyata penerapan manajemen pesantren yang akuntabel dan transparan.
Lantunan sholawat yang dibawakan oleh Tim Habsyi Al-Misky mengalun sebagai pra-acara, mengondisikan suasana aula menjadi begitu teduh dan tenang. Memasuki acara inti, dibacakanlah struktur kepengurusan baru masa khidmah 2026-2028, yang dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan (sertijab) dari Ketua Pondok Pesantren Al-Misky periode 2024-2026 kepada Ketua Pondok terpilih periode 2026-2028.
Ketua Panitia Reformasi dan Pelantikan dalam sambutannya mengungkapkan betapa dinamisnya proses lahirnya kepengurusan baru ini. Demi meramu komposisi kepengurusan yang solid, tim formatur bahkan telah menggelar sidang maraton berkali-kali sejak bulan Februari.
Suasana berubah menjadi sangat sakral saat prosesi Pembacaan Ikrar Jabatan dimulai. Dipandu langsung oleh Ning Hj. Niswatul Arifah, seluruh pengurus baru masa khidmah 2026-2028 dengan suara lantang dan sedikit gemetar melafadzkan syahadat dan ikrar, menyatakan untuk siap mengabdi, memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, dan mementingkan urusan organisasi di atas kepentingan pribadi.
Dalam kesempatan kali ini, KH. Reza Ahmad Zahid menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus periode 2024-2026. “Malam ini kita telah menyaksikan serah terima jabatan ketua pondok lama kepada ketua pondok baru. Jazakumulloh ahsanal jaza’ kepada pengurus Al-Misky yang telah purna masa khidmahnya.” Tutur beliau.
KH. Reza Ahmad Zahid atau yang akrab disapa Gus Reza ini juga melontarkan sebuah pantun sentilan motivasi teruntuk pengurus baru:
“Manuk gelatik cucuke abang.
Mari dilantik ayo ndang tandang.
Ojo koyo manuk gelatik cucuke ijo.
Mari dilantik, ee lha kok loyo.”
Selanjutnya, Gus Reza memberikan wejangan khusus yang dibagi menjadi dua poin utama:
1. Pesan Khusus untuk Jajaran Pengurus
Gus Reza menekankan bahwa amanah kepengurusan harus dijalankan dengan jujur dan tanggung jawab. Karena para pengurus tidak hanya bertugas mengurusi santri dan administrasi, akan tetapi juga harus:
2. Pesan Khusus untuk Segenap Santri
Kepada seluruh santri Al-Misky, Gus Reza meminta agar menumbuhkan kesadaran diri (self-awareness) yang tinggi dalam ber-muamalah di Pesantren. Segenap santri harus:
Mengakhiri mauidloh hasanahnya, Gus Reza mendoakan agar seluruh pengurus diberikan kekuatan, kesabaran, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugasnya.
Menjelang akhir acara, secara bergantian, kepengurusan lama dan kepengurusan baru berkesempatan mengabadikan moment berharga tersebut bersama KH. Reza Ahmad Zahid dan Ning Hj. Niswatul Arifah.
Meskipun jarum jam terus berputar, semangat para pengurus baru tidak surut. Tepat setelah acara seremonial ditutup, agenda langsung dilanjutkan dengan sesi perkumpulan setiap departemen dan lembaga. Dalam forum tersebut, mereka langsung bergerak cepat membahas evaluasi kerja periode lalu, menampung usulan-usulan baru, serta membagi peran demi keselarasan sesuatu yang dituju. Seluruh rangkaian acara akhirnya paripurna pada pukul 23.00 WIB dengan membawa harapan baru bagi kemajuan Pondok Pesantren Al-Misky HM Al-Mahrusiyah Lirboyo. Wallahu a’lam.