web analytics

Keistimewaan Puasa Syawal Lengkap dengan Dalil dan Tata Cara Pelaksanaannya

Ilustrasi Orang Puasa
1 0
Read Time:2 Minute, 20 Second

Usai menunaikan ibadah puasa ramadan sebulan penuh, Bulan Syawal sudah didepan mata, dimana hari kemenangan dirayakan segenap umat muslim. Namun, dibulan syawal juga ada potensi ibadah yang pahalanya besar. Bulan Syawal pun memiliki banyak keistimewaan, diantaranya:

1. Jika di bulan ramadan pahala kita dilipat gandakan maka puasa enam hari di bulan Syawal pahalanya disetarakan satu tahun berpuasa. Seperti yang termaktub dalam hadist Rasulullah        من صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ “siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh” (HR Muslim)

2. Puasa Syawal mengandung banyak manfaat untuk kesehatan khususnya sistem pencernaan. Yaitu untuk mengontrol pola makan kita. Karena di bulan ramadan kita sudah terbiasa makan dua kali sehari dan mengosongkan perut diwaktu siang hari. Sistem pencernaan pun membiasakan jadwal kerja dua kali sehari diwaktu sahur dan berbuka. Maka dari itu tubuh akan kaget apabila kita makan banyak sekaligus dihari rayanya.

3. Selanjutnya selain baik untuk kesehatan puasa Syawal dapat memperkokoh iman serta mengontrol hawa nafsu kita. Tak bisa di pungkiri tatkala lebaran tiba, hal-hal yang mungkin tak bisa kita lakukan diwaktu siang seperti makan dan minum dapat memicu ajang balas dendam untuk diri kita jika kita tidak mengontrolnya.

Also Read: Poko’e Manut

Selain itu dalam sebuah riwayat hadits Rasulullah berkata:

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)

“Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.” (HR. Ibnu Majah)

Dalam hadist tersebut secara tersirat menjelaskan bahwa kedudukan puasa Syawal adalah sebagai penyempurna puasa ramadan. Bilamana terdapat kekurangan tatkala puasa ramadan maka kita sempurnakan dengan kehadiran bulan Syawal sebagai paripurna.
Tata Cara Pelaksanaan Puasa Syawal:
1. Niat
Karena puasa Sunnah, maka tidak diwajibkan untuk niat dimalam hari atau sebelum terbit fajar shodiq. Yang penting niat dilaksanakan sebelum waktu Dzuhur
2. Puasa dilaksanakan selama enam hari. Tidak ditentukan harus berurutan atau tidak.
3. Sebelum melaksanakan puasa Syawal kita harus menunaikan kewajiban terlebih dahulu, yakni mengqodo puasa wajib bagi yang berhalangan ketika puasa ramadan.
4. Dilaksanakan pada tanggal dua Syawal sampai habis bulan Syawal. Wallahu a’lam.

About Post Author

Anisa Fitri Ulhusna

Mengabdi untuk Mengabadi
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mengabdi untuk Mengabadi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Poko’e Manut

Poko’e Manut

Ning Sheila Hasina: “Mengaji Dulu, Influencer Pesantren Kemudian!”

Ning Sheila Hasina: “Mengaji Dulu, Influencer Pesantren Kemudian!”

Mengapa Kita Mencari Alam? Antara Biologi, Emosi, dan Ilusi Sosial

Mengapa Kita Mencari Alam? Antara Biologi, Emosi, dan Ilusi Sosial

Dilema antara Puasa Syawal atau Puasa Qadha?

Dilema antara Puasa Syawal atau Puasa Qadha?

Disusui Berbagai Wanita Lintas Kabilah, Berikut Hikmah Bagi Dakwah Rasulullah SAW

Disusui Berbagai Wanita Lintas Kabilah, Berikut Hikmah Bagi Dakwah Rasulullah SAW

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi