web analytics

Surabaya 10 November: Api Perlawanan dari Kota Pahlawan

0 0
Read Time:2 Minute, 39 Second

Surabaya, tempat indah penuh dengan kebutuhan manusia. Dengan gedung-gedung tinggi yang memajukan gaya hidup manusia, membuat semua manusia di dalamnya terkesima. Tak hanya itu saja, Surabaya adalah tempat bagi berbagai industri besar Indonesia yang dengannya dapat menopang perekonomian negeri.

Akan tetapi, siapa sangka bahwa di dalamnya terdapat sejarah kelam yang menjadi kebangkitan bangsa Indonesia. Dengan ratusan atau ribuan pemuda menggeruduk pasukan Inggris yang ingin mengambil negeri. Dengan cepat dan cekatan, mereka segera mengambil senjata dan mengumpulkan tenaga untuk melawan pasukan Inggris yang dengan gagahnya membawa sekutu mereka untuk merebut kembali tanah Indonesia.

Sejarah ini terjadi saat Inggris datang bersama Belanda untuk memulai agresi militer pada bulan Oktober 1945. Mengapa terjadi di Surabaya? Hal ini disebabkan karena adanya anggapan bahwa Surabaya adalah benteng bersatu yang kuat di bawah naungan para pemuda.

Sebelum terjadinya insiden dahsyat tersebut, ada beberapa peristiwa bersejarah sebelumnya. Di antaranya adalah:

  1. Proklamasi Kemerdekaan RI
    Tepat di saat dijatuhkannya bom atom oleh Amerika Serikat di Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus, mereka—para pemuda—dengan segera mendesak kaum tua untuk memproklamasikan kemerdekaan. Dan pada akhirnya, dengan desakan tersebut, para kaum tua dan muda bersatu untuk melaksanakan proklamasi.
  2. Insiden Dirobeknya Bendera Belanda di Hotel Yamato
    Peristiwa ini terjadi setelah datangnya tentara Britania bersama AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) dengan tujuan mengembalikan administrasi kepada daerah jajahan kolonial Belanda pada tanggal 25 Oktober. Kemudian, pada 31 Oktober, dengan maklumat dari pemerintah Indonesia untuk mengibarkan bendera Merah Putih, dengan santainya Mr. W.V.Ch. Ploegman mengibarkan bendera Belanda pada tanggal 18 September. Karena kecerobohannya, ia membuat segenap pemuda murka dan dengan segera memanjat Hotel Yamato serta merobek warna biru pada bendera tersebut.
  3. Kematian Brigadir Jenderal Mallaby
    Setelah gencatan senjata antara pihak Indonesia dan tentara Inggris pada tanggal 29 Oktober, mobil Buick yang ditumpangi oleh Jenderal Mallaby hangus terbakar karena adanya salah paham antara kedua belah pihak yang menyebabkan baku tembak serta tewasnya Jenderal Mallaby.
  4. Perdebatan tentang Terjadinya Baku Tembak
    Setelah Jenderal Mallaby diberitakan tewas, para anggota parlemen Inggris meragukan bahwa penyebab terjadinya baku tembak adalah karena kesalahpahaman antar dua pihak.
  5. Pertempuran Bersejarah
    Setelah terjadinya peristiwa terbunuhnya Jenderal Mallaby serta datangnya pengganti bernama Mayor Jenderal Robert Mansergh, ia mengeluarkan ultimatum bahwa seluruh rakyat Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya kepada tentara Inggris dengan batas waktu pukul 06.00 pagi tanggal 10 November.

Sontak saja hal ini membuat para pemuda geram, karena telah dibentuk badan-badan perjuangan dan Tentara Keamanan Republik Indonesia, sedangkan sikap Inggris bersama sekutunya seperti menghina mereka.

Pada akhirnya, pada 10 November, tentara Inggris mendapat hadiah istimewa dari rakyat Indonesia, yakni penyerangan dari para kaum pemuda dan milisi Indonesia. Hal ini dipimpin oleh Bung Tomo yang sebelumnya meminta pendapat dari K.H. Hasyim Asy‘ari untuk melakukan perlawanan.

Akibat dari peperangan besar ini, Indonesia memiliki korban yang tidak bisa dikatakan sedikit, yakni berkisar antara 6.300–15.000 korban, dan 200.000 orang melarikan diri dari kota yang telah hancur lebur. Setelah terjadinya perang besar tersebut, Indonesia tidak lagi dijajah oleh bangsa mana pun, sekaligus menjadi pesan bagi dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang berdaulat dan siap mempertahankan kedaulatannya.

Dan juga menjadi pesan kuat bagi seluruh para pemuda untuk selalu menjunjung tinggi semangat nasionalisme pada bangsanya.

Wallāhu A‘lam.

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Disusui Berbagai Wanita Lintas Kabilah, Berikut Hikmah Bagi Dakwah Rasulullah SAW

Disusui Berbagai Wanita Lintas Kabilah, Berikut Hikmah Bagi Dakwah Rasulullah SAW

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Dari Pelepah Kurma hingga Mushaf Utsmani: Sejarah Pembukuan Al-Qur’an

Dari Pelepah Kurma hingga Mushaf Utsmani: Sejarah Pembukuan Al-Qur’an

Tuntunan Membaca Surat Al-Qur’an dalam Shalat dan Waktu Tertentu

Tuntunan Membaca Surat Al-Qur’an dalam Shalat dan Waktu Tertentu

Steril dari Ragam Pernikahan Masa Jahiliyah, Inilah Bentuk Penjagaan Nur Rasulullah SAW

Steril dari Ragam Pernikahan Masa Jahiliyah, Inilah Bentuk Penjagaan Nur Rasulullah SAW

Dermawan dan Makna Ramadhan

Dermawan dan Makna Ramadhan