Daki daki
Menghiduplah dari segala redup Memimpikan angin pada bulir embun ilalang Ke mana hembus? Ke mana pupus? Adalah bayang-bayang debar sendu Pundakmu… Pundakmu…
Menghiduplah dari segala redup Memimpikan angin pada bulir embun ilalang Ke mana hembus? Ke mana pupus? Adalah bayang-bayang debar sendu Pundakmu… Pundakmu…
Indahnya tura-turu mencintaimu Berkelana bebas ke ujung kesadaran Hilang Lenyap Senyap Kau begitu manis dalam buai bual Peluk hangatmu dalam, erat kuat Kita meraja meratu Kita beranak pinak banyak-banyak Kau menyambut lembut gemulai menyapa, “Bukankah kita butuh do’a, Kanda?” Kucium, sebelum, menjawab penuh senyum. “Oh, bukankah semestinya kita dianjurkan berdo’a sebelum tidur, Dinda?”
Kring, kring, kring, bunyi melengking bel ontel tua merana Terpakir rapi tanpa adanya sipir yang mengajari Baris dengan tanpa garis yang mengiris bumi asri nan seni Berdiri gagah bak pahlawan veteran zaman penjajah Dengan aksesoris nan lengkap, menambah kesigapannya dalam melabrak perang Bendera warna darah menyatu padu dengan makna suci warna putih Apalagi, joki […]
Bila kemelut mendung hitam sudah tiba, itu berarti pertanda hujan akan runtuh ke bumi Bila warna langit telah berubah karena senja, itu berarti sang surya telah tidur di ufuk barat Bila ribuan bintang telah muncul dengan sinar eloknya, itu berarti malam tenang telah tiba Bila bunga warna-warni mulai mekar dengan cantiknya, itu berarti pertanda musim […]
Di ruang itu kita berbagi Apa arti aku tanpa kedap? Hanya butiran debu, lalu hinggap Menyepi ketidaktahuan Berlari keterpaksaan Hembus… Hembus… Waaaaaaah! Awal bercair lendir Aku bertahan Aku kuat Aku membatu Hahaha Aku asin!
Rintik sayup, kala redup Berbekal tekad yang terikat “Mana rehat?” “Tolong penat!” Bersimpuh lumpuh menjadi debu-debu. Mengenal, berakrab dengan ilmu dan adab Semua langkah ini pantas disebut perjuangan Riuh… Kayuh… Layu… Namun takan mati digempur tempur Arah… Marah… Bara… Hawa tak akan pernah habis ditantang rintang Siapa bilang santri tak berjuang? Siapa kata santri […]
Wahai petualang sejati Teruslah pergi jauh dari mana engkau berada Lupakan kenikmatan yang ada di tanah kelahiranmu Jangan coba-coba engkau mengingat kenangan yang ada di masa lalumu Yang membuat hatimu lara dan pilu Teruslah bergerak pada satu tujuan dengan suatu keyakinan Teruslah kejar asa yang ada dalam impianmu tanpa rasa menyerah Dan […]
Apa yang harus dirisaukan tentang gelap? Sedangkan cahaya memelukku! Hati ini atau ruang itu tak begitu Meyakinkan. Harus bagaimana? Sepi, tuntut, atau kaku baca buku-buku? Harus menyerah digempur Omong orang? Ah, bagaimana kau ini! Huhu.
Berharap akhir yang epik Dibalik hidup yang amat pelik Tentang diri yang tak kumengerti Dalam raga yang fana Jiwa meronta ingin bebasnya Hidup dalam gelap dunia Jiwa raga retak tanpa daya Hidup dalam segumpal darah Ruah mengalir tak tahu rimba Hidup lama tak ada hasilnya Tanpa usaha pun doa jua Keras usaha demi mulia Pun […]
Find some desired keywords.