web analytics

lampau l Puisi

0 0
Read Time:19 Second

Mengait bait cerita yang lalu
Terangkai indah memeluk kenangan
Menyelipkan tentang suka dan duka
Tersusun indah dalam memo ingatan
Meninggalkan sayat yang sulit dihilangkan
Kejadian sekian kali terlewat
Hancur, bangkit, indah menyayat
Senyum menutupi tangis
Sesal dikata
Kecewa membara
Tapilah diri sadari
Akan indahnya takdir Rabbi
Telah lalu semuanya
Lampau
Duka terasa parau
Langkah memulai
Menyadari diri tiada arti
Tanpa Ridho sang Ilahi

About Post Author

Wafiq Nafisa

Santri Al-Mahrusiyah Putri Lirboyo Kediri Mahasiswi Aktif IAIT Kediri Jurnalis Pesantren Asal Lampung
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
Puisi

Santri Al-Mahrusiyah Putri Lirboyo Kediri Mahasiswi Aktif IAIT Kediri Jurnalis Pesantren Asal Lampung

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Mengapa Kita Mencari Alam? Antara Biologi, Emosi, dan Ilusi Sosial

Mengapa Kita Mencari Alam? Antara Biologi, Emosi, dan Ilusi Sosial

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Dari Pelepah Kurma hingga Mushaf Utsmani: Sejarah Pembukuan Al-Qur’an

Dari Pelepah Kurma hingga Mushaf Utsmani: Sejarah Pembukuan Al-Qur’an

Mengapa Sujud Tilawah Disunnahkan dalam Ayat Sajdah Al-Qur’an?

Mengapa Sujud Tilawah Disunnahkan dalam Ayat Sajdah Al-Qur’an?

Passive Income Pahala dalam Islam: Ganjaran bagi Pengajar Al-Qur’an

Passive Income Pahala dalam Islam: Ganjaran bagi Pengajar Al-Qur’an

Welcome

Welcome