web analytics

Resensi Dalailul Khoirot: Amalan Shalawat Pembuka Hajat dan Syafaat Nabi Muhammad

3 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Dikenal sebagai kitab sholawat yang dapat mempercepat terkabulnya hajat dan wasilah mendapat syafaat nabi Muhammad. Kitab Dalail merupakan buah karya ulama legendaris syekh Muhammad bin Sulaiman al-Jazuli.

Beliau merupakan seorang sufi besar Asal Maroko dengan nama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Sulaiman bin Abu Bakar al-Jazuli al-Simlali al-Hasani. Sebagai sufi besar Maroko yang dikenal dengan karya fundamentalnya kitab Dalailul Khoirot, beliau lahir dan dibesarkan di Kota Sous, Tunisia, Afrika Utara.

Perjalanan pendidikannya dimulai di Madrasah as-Saffarin yang berlokasi di Kota Fez, Maroko. Dilansir dari web Wikipedia, ruang belajar tempat beliau dulu menimba ilmu hingga kini masih dapat dikunjungi. Setelah menyelesaikan belajarnya, beliau kemudian menetap di Hijaz dan Yerusalem selama kurang lebih 14 tahun.

Setelah perjalan panjangnya, beliau kembali lagi ke Kota Fez untuk mengajarkan wirid-wirid Dalailul Khoirot kepada murid-murdinya. Kitab Dalail sendiri, bukan hanya skedar kitab kajian, melainkan juga berisi tentang amalan-amalan wirid dan sholawat bukti cinta kepada nabi Muhammad SAW. Karena berisi amalan wirid dan sholawat, kitab Dalail disusun sedemikian rupa untuk memudahkan pembaca mengamalkan wirid secara teratur baik harian maupun mingguan.

Sebagai kitab amalan, kitab Dalail ditulis dengan gaya bahasa yang sangat puitis dan dimuqodimahi dengan pengenalan terhadap nama-nama Allah dan nama-nama nabi. Jika dihitung secara keseluruhan, kitab Dalail berisi lebih dari 400 pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang diketahui memiliki 201 nama. Pujian tersebut meliputi penyebutan nama-nama dan sifat-sifat beliau yang mulia.

Dalam tradisi pembacaannya, nama-nama tersebut biasanya dibaca di bagian awal, setelah pembacaan Asmaul Husna. Ada juga sebagian tata cara pengamalan yang menambahkan Surah Yasin sebelum membaca Dalail. Perbedaan tata cara pengamalan ini memang wajar terjadi, karena pengamalannya biasanya mengikuti arahan dari mujiz, yaitu orang yang mengijazahi atau orang yang memberikan izin pengamalan.

Meskipun dipercaya sebagai kitab wasilah terkabulnya hajat dan juga wasilah mendapatkan syafaat nabi Muhammad, jika ingin mengamalkan, dianjurkan untuk memperoleh ijazah dari guru yang memiliki sanad terlebih dahulu.

Waallahu a’lam.

About Post Author

Anisa Fitri Ulhusna

Mengabdi untuk Mengabadi
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Mengabdi untuk Mengabadi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Belajar Adab Al-Qur’an dari Kitab Tibyan Imam Nawawi

Resensi Lengkap Kitab Wasailul Wushul Ila Syamailir Rasul Karya Syekh Yusuf an-Nabhani

Resensi Lengkap Kitab Wasailul Wushul Ila Syamailir Rasul Karya Syekh Yusuf an-Nabhani

Resensi Kitab Mukhtashor Abi Jamroh Lil Bukhori

Resensi Kitab Mukhtashor Abi Jamroh Lil Bukhori

Kitab Syarah Jurumiyah Paling Ringkas

Kitab Syarah Jurumiyah Paling Ringkas

Resensi Kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an

Resensi Kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an

Malam Nisfu Sya’ban: Tazkiyatun Nafs Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Malam Nisfu Sya’ban: Tazkiyatun Nafs Menyambut Bulan Suci Ramadhan