web analytics

Aku Merasa Tak Mengenalmu, Ibu

Pinterest.com
0 0
Read Time:29 Second

Seorang manusia yang datang dari dirimu

adalah aku, Ibu.

Seorang manusia yang datang kemudian pergi dari dirimu

itu juga aku, Ibu.

Dan seorang yang selalu penuh kasih sayang atas aku

itu bukanlah aku, tapi engkau, ibu.

 

Maaf, ibu.

aku lebih mudah menceritakan aku

bila dibanding menceritakan dirimu.

Also Read: Harapan | Cerpen

Sebab engkau pandai menutupi dirimu.

 

Mengaku kenyang agar aku bisa makan.

Also Read: Tekad | Puisi

Mengaku tak suka agar aku menikmatinya.

Banyak mengaku ini dan itu

dengan sebab diriku.

 

Ibu, bagaimana aku tahu itu?

Maafkan anakmu, Ibu.

Aku terlambat sadar.

Dan engkau terlalu sabar.

 

Nama: Soetreesna (Gresik, 2003)

 

 

About Post Author

elmahrusy16

Elmahrusy Media Merupakan Wadah literasi dan jurnalistik bagi santri, alumni dan pemerhati Pondok Pesantren Lirboyo HM Al-Mahrusiyah
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
hari ibuPuisi Ibu

Elmahrusy Media Merupakan Wadah literasi dan jurnalistik bagi santri, alumni dan pemerhati Pondok Pesantren Lirboyo HM Al-Mahrusiyah

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Anggraeni yang Harus Mati

Anggraeni yang Harus Mati

Lembu Suro dan Ramalan Jayabaya: Misteri dari Kediri

Lembu Suro dan Ramalan Jayabaya: Misteri dari Kediri

Harapan | Cerpen

Harapan | Cerpen

Tekad | Puisi

Tekad | Puisi

Kitab Kuning Santri

Kitab Kuning Santri

Beda Aku Dengan Nabi

Beda Aku Dengan Nabi