web analytics

Lupa Pulang

1 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Teruntuk jiwa yang selalu hadir

Tatkala dunia sedang amatir

Pikiran penuh pasir

Dan hati ketar ketir

Also Read: Situa Renta

 

Apa kabar?

Masih mampukah kamu bertahan

Dengan segala ekspektasi untuk mencapai impian masa depan?

 

Mau sampai kapan kamu terus berlari

Di saat orang lain sibuk menari?

Ingatlah,

Tuhan menciptakan dunia untuk kamu nikmati

Bukan untuk merasa terbebani

 

Hmmm…

Also Read: Menulis Senyummu

Dunia memang sedang sibuk

Sibuk untuk saling mencaci

Dan pamer sana-sini

 

Hidup terasa seperti film horor

Mencekam setiap mendengar teriakan orang lain

yang berkomentar bagai mandor

 

Namun sialnya, kamu ikuti alur itu kan?

Kamu terbawa oleh gelombang tsunami itu

Sampai lupa mendengarkan dan bertanya pada dirimu

“Mampukan kita untuk menerima semua itu?”

 

Sudahkah kamu mendengarkan triakan kakimu yang lelah berlari?

Sudahkah kamu mendengarkan tanganmu yang meminta berhenti untuk ikut mengomentari?

Sudahkah kamu mendengarkan otakmu yang lelah dengan ekspetasi

dan seribu konten per hari yang kamu pantengi?

Sudahkan kamu bertanya pada perasaan dan hatimu yang lelah dibohongi?

 

Mereka selalu hadir dalam hidupmu

Setiap jam, menit, bahkan setiap detik langkahmu

Mereka selalu ada dan hadir untuk menemani dan ikut berjuang bersamamu

 

Sekarang, berhentilah sejenak

Tarik napas, tenangkan segala riuh di kepala

 

Katakan,

Terima kasih diriku

Telah bertahan sejauh ini

Maafkan aku,

yang terlalu sibuk menegejar dunia

hingga lupa bahwa diriku juga perlu dicinta

 

 

 

 

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Situa Renta

Situa Renta

Pamit Tanpa Suara

Pamit Tanpa Suara

Merajut Asa Meraih Mimpi

Merajut Asa Meraih Mimpi

Surat Jawaban Untuk Pertanyaan Kekasih Di Musim Gugur

Surat Jawaban Untuk Pertanyaan Kekasih Di Musim Gugur

Menulis Senyummu

Menulis Senyummu

Mataku Melihat Rupiah

Mataku Melihat Rupiah