web analytics

Penjelasan Hakikatnya Ilmu dan keutamaannya, di Awal Pengajian Ramadhan kitab Ta’limul Muta’alim

0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

Di awal Ramadhan ini, Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah mengawali agenda Ramadhan dengan pengajian bandongan. Terdapat berbagai macam pengajian pengajian bandongan yang di kaji, mulai dari kitab yang terkecil seperti mabadi’ul fiqhiyyah, ayyuhal walad, adabu mua’syaroh dll, dan yang terbesar dari Ta’limul muta’alim, Minhajul ‘abidin, fathur robbi barriyah dan sebagainya.

Nah, dalam pengajian kitab Ta’limul Muta’alim karangan Syaikh Az zurnuji, yang di kaji oleh Agus H. Izzul Mauladliya’ulloh menjelaskan fasal hakikat ilmu dan keutamaannya. Dalam penjelasan beliau mengenai redaksi fasal tersebut, bahwa ilmu merupakan hal pokok dalam diri seseorang. Tanpa ilmu orang tak ada artinya dan tak ada harganya.

Kendati demikian, dalam hal ini dapat dapat di artikan bahwa ilmu merupakan hal yang wajib di pelajari oleh diri seseorang, terutama seorang muslim. Seperti yang di jelaskan pada sebuah ungkapan hadist Nabi

قل رسول الله صلى الله تعلى عليه وسلم “طلب العلم فريضة على كل مسلم ومسلمة”

“Mencari ilmu, itu wajib (fardhu ‘ain) bagi setiap muslim laki-laki atau perempuan”.

Dalil dari hadist tersebut, mungisyaratkat betapa pentingnya ilmu pada di seorang muslim, sampai-sampai nabi pun memfardhukannya. Nah, ngomong-ngomong tentang ilmu, tentunya sangat banyak sekali genre atau cabangan tentang ilmu. Ada ilmu agama, ilmu sosial dan lain-lainnya. Dalam syarah Ta’lim di jelaskan bahwasanya, ilmu yang wajib di pelajari pertama kali adalam ilmu akidah.

Ilmu akidah adalah ilmu yang menjelaskan tentang sang kholiq (ma’rifatillah) memberikan pengetahuan tentang sifat” Alloh, pembenaran adanya nabi dan rosul, adanya malaikat, adanya hari akhir dan sebagainya.

Dalam hal agama, ilmu akidah memang menjadi dasar atau pondasi poko untuk menjadikan seseorang memiliki power dalam beragama. Hal ini mengingikasikan bahwa ilmu akidah menjadi bagian urgen dalam seseorang. Seperti dalam sebuah penjelasan.

أفضل العلم علم الحل وأفضل العمل حفض الحل

“Utama-utamnya ilmu adalah ilmu hal, dan sebaik-baiknya amal adalah menjaga ilmu hal”

Yang di maksud dalam penjelasan “ilmu hal” di sini adalah ilmu ushuludin/akidah, dan ilmu fiqih. Dalam urutannya tetap ilmu akidah yang di dahulukan, karena menjadi pokok dalam beragama.

Selain itu, beilau juga menjelaskan bahwa, selain ilmu akidah seperti fiqh dll. Juga tak kalah penting untul di pelajari. Terutama seorang muslim untuk melakukan prakti ubudiyyah sehari-harinya.

 

About Post Author

Darul Said

Jurnalis Pesantren Berusaha menjadi yang terbaik, di antara yang baik "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak".
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
elmahrusy ID

Jurnalis Pesantren Berusaha menjadi yang terbaik, di antara yang baik "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak".

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Ramadhan & Lebaran Mendunia

Ramadhan & Lebaran Mendunia

Bayangkan Jika Kita Tidak Menulis

Bayangkan Jika Kita Tidak Menulis

Hikayah dan Hikmah di Balik Istimewanya Bacaan Tahiyat

Hikayah dan Hikmah di Balik Istimewanya Bacaan Tahiyat

Tantangan Besar di Balik Organisasi Besar

Tantangan Besar di Balik Organisasi Besar

NU dan Sejarahnya

NU dan Sejarahnya

Aam al-Huzn: Dari Luka Kehilangan Menuju Cahaya Isra Mi’raj

Aam al-Huzn: Dari Luka Kehilangan Menuju Cahaya Isra Mi’raj