web analytics

Peringatan Haul ke-14 Serta Pesan Dari K.H Reza Ahmad Zahid

ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">
0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Kediri, Elmahrusy Media
Dalam rangka menuju peringatan Haul K.H. Imam Yahya Mahrus ke-14, Yayasan Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah mengadakan pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh asrama, antara lain Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah Putra I, Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah Putri II, Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah Putra III, Asrama Al-Misyqie, Asrama Asy-Syiqien, Asrama Al-Misky, Asrama Ar-Roudloh, Asrama Daruz Zainab, dan Asrama Daru Ar-Rasyidah.

Acara dimulai setelah pelaksanaan salat Magrib, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani yang hingga kini masih berlangsung. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para pengasuh Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah, antara lain K.H. Reza Ahmad Zahid, K.H. Melvien Zainul Asy-Syiqien, K.H. Izzul Maula Dliyaullah, dan K.H. Nabil ‘Ali Ustman. Setelah pembacaan manaqib, acara diteruskan dengan pembacaan Maulidul Rasul oleh para santri serta doa yang dipimpin oleh salah satu pengasuh pesantren.

Pada pukul 21.30 WIB, di Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah Putra III, acara dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh K.H. Melvien Zainul ‘Asy-Syiqien selaku perwakilan keluarga pengasuh. Dalam sambutannya, beliau bercerita tentang sahabat Harun Ar-Rasyid yang hadir dalam mimpi seorang jenazah yang meminta doa darinya. Beliau menekankan pentingnya keikhlasan dalam doa yang dipanjatkan untuk jenazah, sebab doa baik yang ditujukan kepada ahli kubur akan dibalas dengan kebaikan yang setimpal.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh salah satu alumni sepuh, Bapak Ronggo Warsito. Beliau menceritakan pengalamannya sebagai sopir pribadi K.H. Imam Yahya Mahrus sekaligus memberikan motivasi kepada para santri agar tetap bersemangat dalam menuntut ilmu di pondok pesantren.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mau‘idzatul hasanah yang disampaikan oleh K.H. Reza Ahmad Zahid. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa terdapat beberapa jenis dzuriyyah (keturunan) yang dapat disebut keluarga, yaitu dzuriyyah bil nasab (hubungan darah/keluarga) dan dzuriyyah bil sabab (hubungan guru dan murid). Beliau menegaskan bahwa kewajiban berbakti tidak hanya berlaku saat orang tua masih hidup, melainkan juga setelah mereka wafat. Beliau menjelaskannya dalam empat hal: (1) mendoakan orang tua, (2) beristighfar memohonkan ampun untuk mereka, (3) melestarikan janji atau amanah yang ditinggalkan, dan (4) memuliakan sahabat-sahabat orang tua serta menjaga silaturahmi dengan kerabat.

Selain itu, beliau juga menyebutkan tiga bentuk syafaat, yakni syafaat guru kepada murid, syafaat orang tua kepada anak atau sebaliknya, serta syafaat Nabi Muhammad SAW kepada umatnya. Di akhir tausiyah, beliau mengumumkan bahwa esok hari akan diadakan sima’an Al-Qur’an oleh para santri. Acara kemudian ditutup dengan doa yang kembali dipimpin oleh K.H. Reza Ahmad Zahid.

Wallāhu a‘lam.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
peringatan haul
ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Khazanah 2026: Makam Masyayikh Gedongan

Khazanah 2026: Makam Masyayikh Gedongan

Khazanah 2026: Makam Sunan Gunung Jati

Khazanah 2026: Makam Sunan Gunung Jati

Khazanah 2026: Makam Raden Fatah

Khazanah 2026: Makam Raden Fatah

Khazanah 2026: Makam Sunan Kalijaga

Khazanah 2026: Makam Sunan Kalijaga

Khazanah 2026: Makam Sunan Muria

Khazanah 2026: Makam Sunan Muria

Khazanah 2026: Makam Sunan Bonang

Khazanah 2026: Makam Sunan Bonang