web analytics

Rekomendasi Ziaroh Makam Wali Kediri

Rekomendasi Ziaroh Makam Wali Kediri
0 0
Read Time:2 Minute, 24 Second

Siapa sangka, sungguh tidak ada ruginya menjadi santri Kediri. Karena memang, sejak sedari dulu, Kediri tidak pernah absen dan luput dari sejarah. Termasuk pesatnya perkembangan Islam dan Pendidikan. Tak ayal jika Kediri dipenuhi oleh para ulama, wali-walinya Allah.

Berikut adalah daftar Wali-Wali Kediri yang recomended banget untuk diziarahi.

1. Syekh Mursyad
Syekh Abdullah Mursyad atau yang dikenal dengan Mbah Mursyad merupakan tokoh penyebar agama Islam pada abad ke-16 dan 17. Silsilah keluarga beliau berasal dari Kerajaan Demak di Jawa Tengah.
Makam beliau beralamat di kelurahan Ngablak, Kec. Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

2. Syekh Wasil
Sulaiman al-Wasil Syamsuddin atau yang dikenal dengan Syekh Wasil adalah salah seorang penyebar islam di jawa timur, terkhusus di Kediri, sekitar abad 12. Beliau wafat di tahun 1523 masehi.
Ada yang menduga, Syekh Wasil merupakan wali asal Persia, orang pertama yang membawa agama Islam ke Kediri. Masa hidup syekh Wasil setara dengan hidup pujangga Jawa ternama, Prabu Joyoboyo, yang petilasannya berada di Pamenang, Kediri.
Makam beliau beralamat di kelurahan Setono Gedong, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur.

3. Syekh Ihsan
Muhammad Ihsan bin Muhammad Dahlan atau yang sering dikenal Syekh Ihsan Jampes adalah salah seorang ulama kharismatik yang sangat berpengaruh di Kediri. Beliau juga memiliki sebuah karya yang mendunia, bahkan menjadi bahan ajar di Al-Azhar Mesir, yaitu kitab Siraj ath-Tholibin, sebuah sebuah syarah dari kitab Minhaj al-Abidin karya Imam al-Ghazali. Syekh Ihsan wafat tahun 1952 masehi.
Makam beliau beralamat di kelurahan Putih, Kec. Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

4. Gus Miek
KH. Hamim Thohari Djazuli atau yang dikenal dengan Gus Miek. Beliau adalah pendiri amalan dzikir Jama’ah Mujahadah Lailiyah, Dzikrul Ghofilin, dan sema’an al-Qur’an Jantiko Mantab. Gus Miek wafat tahun 1993 masehi.
Ia adalah anak kandung dari K.H. Ahmad Djazuli Utsman, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur. Ia terkenal sebagai seorang wali (kekasih Allah) yang menghabiskan sebagian besar waktunya di luar Pesantren untuk berdakwah. Gus Miek juga terkenal sebagai wali yang memiliki banyak karomah (kelebihan).
Makam beliau beralamat di Jl. Makam Auliya, Tambak, Ngadi, Kec. Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

5. KH. Sholeh Banjarmlati
KH. Sholeh Banjarmlati merupakan ulama paling berpengaruh di Kediri. Beliau keturunan dari Kiai Ambiya, pendiri Pondok Pesantren Al-Alawi, pondok pesantren tertua di Kediri. Kiai Sholeh, dari keturunannya, menjadi embrio atas lahirnya pondok pesantren besar di Kediri. Sebut saja pondok pesantren Lirboyo, Jampes, dan Kedunglo.
Makam beliau beralamat di Banjarmlati, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.

6. KH. Abdul Karim
KH. Abdul Karim atau yang dikenal dengan Mbah Manab adalah ulama pendiri Pondok Pesantren Lirboyo. Beliau seorang ulama yang memiliki ilmu yang sangat dalam, karena beliau termasuk salah satu murid dari Syaikhona Kholil Bangkalan. Mbah Manab wafat tahun 1954 masehi.
Beliau dinikahkan dengan Nyai Dhomroh, putri dari KH. Sholeh Banjarmelati.
Makam beliau beralamat di kawasan pondok pesantren lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.

 

About Post Author

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like