web analytics

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*

14 Desember: Hari Ketika Indonesia Merebut Kembali Narasinya

Tanggal 14 Desember mungkin tidak setenar hari-hari besar nasional lainnya, tetapi di baliknya tersimpan sebuah kisah penting tentang bagaimana bangsa Indonesia mulai menata kembali ingatan kolektifnya. Pada hari itulah, tahun 1957, sebuah momentum lahir: Seminar Sejarah Nasional I di Yogyakarta. Peristiwa ini menjadi titik tolak lahirnya gagasan untuk membangun sejarah nasional yang lebih berdaulat, lebih […]

Tor Monitor Ketua …

Di dunia yang penuh dengan hingar bingar, entah kenapa akhir-akhir ini telinga kita sedang ramai dengar “Tor monitor ketua, anggota lagi gacor ketua!” Kita yang sehari-hari ter-tor monitor tor monitor! Lagu dengan judul asli “Tor Monitor Ketua, Orang Baru Lebe Gacor” itu memang sedang hits akhir-akhir ini. Lagu yang menjadi opsi teratas backsound konten-konten di […]

“Membaca Untuk Menulis” di Pendalaman Materi Vol.1

Kediri, Elmahrusy Media. Jum’at, (31/08) tim Elmahrusy Media mengadakan pendalaman materi vol.1 di tahun ini. Acara yang meliputi seputar pembahasan perihal kejurnalistikan itu diperuntukkan untuk segenap redaktur, baik putra maupun putri; Lirboyo, Muning, maupun Ngampel; di semua divisi yang ada. Bertempat di ruang atas gedung KPA (Kantor Pusat Administrasi), acara dimulai sejak ba’da dzuhur, dengan […]

Pahlawan di Medan Hawa Nafsu dan Kebodohan

Sejak kecil—terutama bagi anak laki-laki—kita sering bermimpi menjadi seorang pahlawan: sosok dengan kekuatan super, gagah, pemberani, penolong, dan membanggakan. Tak heran, idealisme itu terbawa hingga dewasa, tercermin dalam minat terhadap profesi atau hobi yang tampak keren dan gentle, seperti polisi atau tentara. Ketika membicarakan tentang pahlawan, bayangan kita umumnya tertuju pada sosok yang beraksi heroik […]

Sejarah Kertas

Kertas adalah salah satu penemuan paling penting dalam sejarah manusia. Keberadaannya mengubah cara manusia menyimpan, menyebarkan, dan mewariskan pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sebelum kertas ditemukan, manusia telah menggunakan berbagai media untuk menulis, mulai dari batu, tanah liat, logam, hingga kulit hewan. Meskipun beragam, bahan-bahan tersebut memiliki keterbatasan: berat, mahal, dan sulit diproduksi […]

Dari Papan Tulis ke Layar Cahaya: Santri Menembus Dunia Maya

Apa jadinya kalau santri ketemu dunia digital? Dulu, bayangan kita tentang santri mungkin masih seputar sarung, kitab kuning, dan suara kentongan tanda ngaji malam. Sekarang, pemandangannya mulai berubah: santri bisa ngaji sambil buka aplikasi tafsir, menulis karya lewat ponsel, bahkan berdakwah lewat TikTok atau YouTube. Dunia sudah berubah, dan santri tidak boleh tertinggal. Menjadi santri […]

Dari Ninja ke Dukun, Dari Yai Imam ke Gus Maksum

Apa yang terlintas di benak kita ketika mendengar kata ninja? Mungkin bayangan tentang sosok berpakaian serba hitam, bergerak cepat di kegelapan, dan ahli dalam ilmu bela diri. Atau mungkin ingatan kita justru melayang pada tokoh kartun seperti Ninja Hattori atau Kura-Kura Ninja. Namun, percaya atau tidak, kata “ninja” pernah menjadi kenyataan yang menakutkan di Indonesia […]

Memahami Kebaikan Bersama Albert Camus

Hidup itu harus baik. Menjalani hidup dengan menjadi orang baik yang melakukan hal baik. Itu sebuah keniscayaan. Itu sebuah keharusan. Bahkan itu kenapa, kita dianjurkan untuk fastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan. وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ “Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan […]

Potret Nasionalisme Kaum Sarungan Dalam kitab Idhotun Nasyi’in

Nasionalisme adalah sifat yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang berbangsa dan bertanah air. Sebagai bentuk kecintaan dan identitas akan negara, tempat tanah tinggalnya. Setiap orang harus tertanam cinta dan percaya pada hatinya, juga strategi dan ide cemerlang demi kemajuan bangsanya. Semua kalangan, tak terkecuali. Begitupun dengan santri. Kaum sarungan itu sudah seharusnya memiliki gelegar […]

Kemelut Subuh

Di sebalik sembilu samar hampir pudar; antara hangat dan dingin yang berseteru antara igauan, dengkuran, dan belaian ashholatu khairum minannaum remang berkelakar “Kamu tau, hal apa yang mati dari hidup?” apa? “Menjadi sepi.” satu bulu mata gugur hampa

More Posts