web analytics

Kemelut Subuh

1 0
Read Time:11 Second

Di sebalik sembilu samar hampir pudar;

antara hangat dan dingin yang berseteru

antara igauan, dengkuran, dan belaian ashholatu khairum minannaum

remang berkelakar

“Kamu tau, hal apa yang mati dari hidup?”

apa?

“Menjadi sepi.”

satu bulu mata gugur

hampa

About Post Author

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Also Read: Kembali Lagi.

Tagged with:
Puisi

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Mataku Melihat Rupiah

Mataku Melihat Rupiah

Tak dapat Dimegerti

Tak dapat Dimegerti

Kembali Lagi.

Kembali Lagi.

Seduh Sedih Akomodasi Pribadi Bikin Merintih

Seduh Sedih Akomodasi Pribadi Bikin Merintih

Kamus Dosa

Kamus Dosa

Welcome

Welcome