web analytics

Kamus Dosa

0 0
Read Time:20 Second

Di suatu lembar lusuh dalam hatiku, tertulis beberapa potong kata dengan tinta yang masih basah:

Untuk menjadi pahlawan, kau harus berjuang.

Untuk berjuang, kau harus bertantang.

Musuh mana yang lebih berat dan erat, pikat dan ikat?

Musuhmu adalah setanmu!

Setanmu adalah dirimu!

Itu mengapa menolak lerah.

Also Read: Kembali Lagi.

Itu mengapa menolak lelah.

Mungkin karena dalam kata ‘pahlawan’ ada kata ‘lawan’.

Aku mati di tanganku sendiri.

 

 

 

Also Read: Welcome

 

 

About Post Author

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
Kamus DosaPuisi

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Tak dapat Dimegerti

Tak dapat Dimegerti

Kembali Lagi.

Kembali Lagi.

Seduh Sedih Akomodasi Pribadi Bikin Merintih

Seduh Sedih Akomodasi Pribadi Bikin Merintih

Welcome

Welcome

Last Year and Next Year

Last Year and Next Year

Bengkel Papa

Bengkel Papa