Potek
Kuingin aku yang tak pernah mengenalmu Tak pernah jumpa atau sesekali Tersapa kekakuan Oh… Oh… Hadeuh… Aku benar-benar tak tau harus berakhir begini Menjadi seperti ini Hingga akhirnya, Aku terkoyak rindu-rindu
Kuingin aku yang tak pernah mengenalmu Tak pernah jumpa atau sesekali Tersapa kekakuan Oh… Oh… Hadeuh… Aku benar-benar tak tau harus berakhir begini Menjadi seperti ini Hingga akhirnya, Aku terkoyak rindu-rindu
Apa yang harus kurisaukan tentang gelap? Sedangkan cahaya memelukku! Hati ini atau ruang itu tak begitu Meyakinkan Harus bagaimana? Sepi, tuntut, atau kaku baca buku-buku? Harus menyerah digempur Omong orang? Ah, bagaimana kau ini?! Huhu.
“Apa kabar ujung sarung?” Masihnya kau bingung termenung. Membeku kaku, ini bukan kali pertama kau ditanya. Ini yang kesekian kau yang tak menemu jawaban. Sedari lalu, awal, linglung, dan tak tau menau Terima kau atas tentang detik menahan waktu. Berani dan percaya dirinya kau tak menimbang ruang untuk jarak dan rindu-rindu yang berkepanjangan. Tentu […]
Kertas kuning yang terukir tulisan Arab tua Minyimpan jutaan, milyaran, triliyunan cahaya yang menerangi jiwa Lahirnya karena curahan pikiran ulama’ warasatul anbiya’ Dan menjadi globe wawasan orang yang mengeja Dirinya selalu menjadi tujuan atas hujaman runcing pena yang mengukir wajahnya Hingga timbul ukiran jawa yang bernuansa arabia Dia menjadi bukti prasasti atas jejak ulama’ yang […]
Kalau Nabi di ujung hayatnya bilang أمتي… أمتي… أمتي Maka Aku di ujung rindu bilang بيتي… بيتي …بيتي Jika Nabi bilang yang harus dihormati itu… أموك…أموك…أموك…أبوك Maka Aku yang masih penuh kangen bilang أمي…أمي…أمي…أعني أبنك Jika Nabi bernasihat dahsyat bilang لاتغضب Maka Aku dengan lantang bilang لاتغصب Jika Nabi mengingatkan ibadah dengan bilang الصلاة عماد […]
Dalam suatu ujian matematika yang mendadak Yang penuh dengan ketidaksiapan Temanku bertanya… “Apakah Kau sudah belajar tadi malam?” “Belum, tapi Aku yakin akan dapat nilai bagus kalau rajin berzikir Sebentar, biarkan aku berzikir dulu, ya…” Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillah, Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillah Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillah, Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillah Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillah, Subhanallah Walhamdulillah […]
Sepi hampir padam… Sepi hampir padam… Bahaya! Aku mencintaimu meski semburat.
Biru langit di atas menjelang siang hari yang hangat, Aku melihatmu berseri laksana matahari Di siang itu, sinarmu hangat dan cerah menembus sanubari, Paradigma kami tak seperti realita tentangmu Berkaca di cermin semu tak sama di cermin nyata, Semuanya halu terlihat jelas parasku yang kotor Kupandang dirimu yang bersih, Lalu hatiku berkata Apakah engkau Sudi […]
Suatu hari, seorang anak perempuan mengerjakan PR dari guru, dari kelas, dari sekolah, dari kurikulum yang baru saja ditetapkan: “Adab dan Peradaban”. Di sana ada 3 PR. PR pertama, pelajaran Antropologi yang terhitung luas akan sosial, budaya, politik; yang kesemuanya dibalut sejarah. Perihal sistem sosial misoginis jahiliyah, anak perempuan adalah aib yang semerta-merta bisa saja […]
Di sudut jendela Angin berlalu hilir kesana kemari Sehelai daun terlepas, di antara batuan-batuan hening Yang terpendam dari keluh kesah Menapak di bumi tanpa arah pasti Terasingkan oleh waktu Disiasati ego yang membisu Apa yang sudah terjadi Syahdunya rebana pun ditabuh Menemaniku menyusuri kenangan kelam Desiran pasir hilang tergerus ombak Membawa sesirat kata […]
Find some desired keywords.