web analytics

December’s Peak Event: Sambut Harlah Asrama Ar-Roudhoh Ke 12

0 0
Read Time:1 Minute, 31 Second

Kediri, Elmahrusy Media (13/09), guna menyambut peringatan hari lahir asrama ar-Roudhoh yang ke 12, seluruh santri putri khususnya asrama ar-Roudhoh gelar acara Launching Burdah yang dibawakan oleh segenap tim marawis sebagai pembuka harlah yang bertempat di Aula Masjidil Haram.

Acara dimulai ba’da maghrib sampai pukul 22.00 WIB. Harlah ar-Roudhoh sendiri bertepatan pada tanggal 24 Desember 2012 namun, untuk mencapai pada puncak acaranya ada beberapa rentetan acara yang akan diselenggarakan dan salah satunya adalah Launching Burdah karangan Syeikh Syarafuddin Abu Abdillah Muhammad bin Zaid Al-Bushiri atau lebih dikenal Imam Bushiri.

Sekilas mengenai pengarang Qasidah Burdah, beliau adalah seorang sufi yang sangat menonjol dalam bidang sastra. Beliau diberi gelar Sayyidul Maddah’ (pemimpin para pemuji Rasulullah) hal tersebut dikarenakan shalawat burdah karangannya dianggap sebagai puncak karya sastra dalam memuji Rasulullah SAW.

Dalam sejarahnya, beliau menulis syair burdah saat tengah menderita sakit lumpuh pada kakinya. Beliau mengisi kekosongan waktunya dengan menulis bait syair burdah ini dengan harapan mendapat syafaat dari nabi Muhammad SAW. Dalam qasidah burdah, beliau memaparkan mengenai kelahiran Nabi Muhammad, nasab dan keturunan Nabi, kisah peperangan Nabi, peristiwa Isra’Mi’raj, mukjizat terbesar sang Nabi, serta mengingatkan manusia dari bahaya hawa nafsu, tawassul dan permohonan syafaat, hingga ditutup dengan munajat.

Dalam berlangsungnya sambutan acara yang dibawakan oleh ketua panitia harlah, ia menyampaikan pada seluruh santri bahwa pembacaan burdah ini akan tetap diadakan pada setiap malam Sabtu karena mengingat pesan dari beliau Ning Hj. Siti Nafisah untuk tidak menjadikan burdah ini sebagai acara pembuka harlah saja, karena beliau ingin seluruh santri tetap mengamalkan pembacaan burdah ini dengan harapan semoga burdah ini dapat menambah cinta kita kepada Nabi, meneladani akhlak Nabi, menjadi obat penawar hati, dapat menjadi media penyembuhan berbagai penyakit sebagaimana baju yang bisa menjadi pelindung dari panasnya terik matahari, dan menjadi penyebab seseorang selamat dari berbagai cobaan.Waallahu a’lam.

About Post Author

Mufrodatul Hidayah

Santri Al-Mahrusiyah Putri Lirboyo Kediri Mahasiswi IAIT Kediri yang ingin menjadi manusia berguna dari Batang Jawa Tengah
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Santri Al-Mahrusiyah Putri Lirboyo Kediri Mahasiswi IAIT Kediri yang ingin menjadi manusia berguna dari Batang Jawa Tengah

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
2 Raksasa Ngampel Tumbang di Semifinal Mahrusy Cup 2026

2 Raksasa Ngampel Tumbang di Semifinal Mahrusy Cup 2026

Mengungkap Peristiwa Isra’ Mi’raj Sebagai Sejarah Sekaligus Hadiah

Mengungkap Peristiwa Isra’ Mi’raj Sebagai Sejarah Sekaligus Hadiah

Malam Nisfu Sya’ban: Tazkiyatun Nafs Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Malam Nisfu Sya’ban: Tazkiyatun Nafs Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Ied Milad Adik Tercinta, Berikut Sambutan Mas Novan Ahmad Reza

Ied Milad Adik Tercinta, Berikut Sambutan Mas Novan Ahmad Reza

Ibnu Sina vs Ibnu Kholdun: Derbi Luar Biasa di Mahrusy Cup 2026

Ibnu Sina vs Ibnu Kholdun: Derbi Luar Biasa di Mahrusy Cup 2026

Puncak Debat Ilmiah Mahrusy Fest

Puncak Debat Ilmiah Mahrusy Fest