web analytics

Gimana Sih Perayaan Idul Adha di Pondok Putri ??

Idul Adha
1 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Suatu kebanggaan tersendiri ketika bisa menyambut hari besar umat islam, terlebih di pondok pesantren. Bertepatan pada hari ini tanggal 10 Dzulhijjah, seluruh umat muslim di dunia akan memperingati hari besar idul adha. Asal muasal hari besar ini berawal dari diutusnya nabi yang terkenal dengan sebutan “Bapak para Nabi” untuk menyembelih sang putra terkasih. Dibalik perintang “penyembelihan” ini terdapat hikmah tentang kesabaran, ketaatan dan keikhlasan terhadap apapun yang harus dihadapi. Berakhir dengan penukaran sang putra dengan seekor domba yang konon digembala di surga selama 40 tahun atas izin Allah SWT. Hari besar ini biasa kita kenal dengan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Karena hari besar ini bertepatan dengan waktu pelaksanaan haji, tak jarang umat muslim menyebutnya dengan Hari Raya Haji.

Untuk menyambut idul adha, seluruh umat muslim disunahkan puasa 2 hari sebelum tanggal 10 Dzulhijah, yakni puasa tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Kemudian di malam 10 Dzulhijjah, seluruh umat muslim akan melantunkan takbir sebagai rasa syukur dan bahagia menyambut hari besar idul adha. Mereka biasa mengadakan takbir keliling dengan obor atau lampion, mulai dari anak kecil hingga lansia ikut berpartisipasi dalam perayaan tersebut.

Seperti halnya di Pondok Pesantren Putri Al Mahrusiyah. Berbagai macam perayaan, ada lomba gema takbir, ada gema sholawat bersama tim habsy, ataupun diisi dengan beberapa kegiatan yang mana kegiatan ini bertujuan untuk mengisi perayaan malam hari raya dan mengobati rindu dengan keluarga.

Lomba Gema Takbir
Lomba Gema Takbir

Keesokan harinya mbak mbak santri terlihat cantik dan rapi dalam balutan mukena putihnya. Berbaris dan meluruskan shaf sholatnya untuk berjamaah. Tak lupa dengan khutbah yang setia dipahami dengan khidmat.

Sholat Idul Adha
Sholat Idul Adha

Setelah semua selesai, dilanjutkan mushofahah bersama ibunyai dan nawaning. Dilanjutkan sarapan bersama, karena sesungguhnya salah satu kesunahan di hari raya idul adha adalah sholat ied dahulu kemudian dilanjutkan makan (sarapan) bersama. Sekian cerita singkat tentang idul adha di pondok putri, semoga bermanfaat. [Penulis merupakan Fresh Graduated MA Al Mahrusiyah : Asia Jasmine Puan P.]

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
happyIdul Adha

Santri Asal Kebumen !

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Hari-Hari Bersama Buku

Hari-Hari Bersama Buku

Buku Itu Kita

Buku Itu Kita

Nasib Pendidikan, Buruh, dan Santri Sepuh

Nasib Pendidikan, Buruh, dan Santri Sepuh

Pendidikan untuk Kaum Buruh: Antara Janji Emansipasi dan Kenyataan Eksploitasi

Pendidikan untuk Kaum Buruh: Antara Janji Emansipasi dan Kenyataan Eksploitasi

Feodalisme dalam Pondok Pesantren: Pilar Adab, Stabilitas, dan Pendidikan Karakter

Feodalisme dalam Pondok Pesantren: Pilar Adab, Stabilitas, dan Pendidikan Karakter

Apalah Arti Sebuah Nama

Apalah Arti Sebuah Nama