Kediri, Elmahrusy Media.
Senin (17/08), Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putri Asrama Daru Zainab memperingati kemeriahan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dengan beberapa rangkaian kegiatan. Kegiatan diawali pada malam harinya, dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh ketua pondok asrama Daru Zainab.
“Dalam rangka memperingati HUT RI ke 81 kita akan bersama-sama membacakan tahlil. Yang kita tujukan untuk negara kita tercinta dengan harapan semoga dengan pembacaan tahlil ini negara kita, indonesia, selalu dalam perlindungan Allah dan menjadi negara yang adil dan makmur.” Sambutnya.
Pagi harinya, kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh para santri telah tiba. Bagaimana tidak, sudah hampir 3 tahun asrama Daru Zainab tidak mengadakan rangkaian perlombaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga para santri sangat antusias dalam memperingati HUT RI tahun ini. Peserta pun ambil dari perwakilan kamar. Masing-masing kamar mengeluarkan 7 orang sebagai perwakilannya.
Tepat pukul 10.00 WIB rangkaian perlombaan dimulai. Acara dibuka oleh mc kemudian pembacaan tata tertib dan teknis perlombaan. Perlombaan dimulai dengan lomba pancing kerupuk. Dimana masing-masing kamar mengeluarkan 1 orang delegasinya untuk bersaing dengan kamar-kamar lainnya. Suasana semakin terasa begitu meriah, dengan suara teriakan para suporter yang menyemangati peserta yang maju.
Sebelum perlombaan selanjutnya dimulai, pembawa acara meminta untuk para anggota kamar untuk mengeluarakan yel-yelnya masing-masing. Karena para peserta dan anggota kamar yang lain semakin semangat, panitia melanjutkan perlombaan selanjutnya. Yakni, lomba ikan terbang dan memasukkan bola ke dalam keranjang. Sama seperti lomba sebelumnya, para peserta saling bersaing merebutkan juara lomba.
Tak hanya lomba fisik, ataupun yel-yel. Disela-sela pergantian lomba akan ada kuis yang berisi pertanyaan-pertanyaan seputar kebangsaan dan sejarah Indonesia. Ini sebagai bentuk bahwa tidak hanya soal mengaji dan belajar ilmu agama saja yang ditekuni oleh para santri. Tetapi, tentang bagaimana seorang santri juga berkontribusi dan cinta pada negarnya dengan mengingat dan mengetahui tentang kebangsaan.
Setelah selesai semua rangakain lomba, yel-yel dan kuis. Acara ditutup dengan pembacaan pengumuman pemenang lomba dan penyerahan hadiah.
Semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Asrama Daru Zainab bukan sekadar menjadi ajang perlombaan dan hiburan bagi para santri. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, mempererat kebersamaan, serta mengajarkan bahwa menjadi seorang santri juga berarti memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. Dirgahayu Republik Indonesia!
Wallāhu a‘lam.
Oleh: Nasywa Qotrun