web analytics

Pantang Tumbang di Lomba Tarik Tambang!

0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Kediri, Elmahrusy Media.

Dalam setiap momentum Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia di tanggal 17 Agustus, lapis masyarakat di seluruh pelosok negeri turut merayakan dan mengekspresikan bahagianya dengan caranya masing-masing.

Setiap warga negara, memiliki cara memaknai dan mengisi kemerdekaan itu sendiri. Dan tidak dapat dipungkiri, Hari Kemerdekaan selalu identik dengan semarak perlombaan. Karena sebagaimana kita ketahui, dalam perlombaan turut memuat nilai-nilai perjuangan yang dibalut dengan keseruan dan kerukunan. Dari sana pula tali-tali sosial kemasyarakatan kian diikat-eratkan kembali.

Hal itu pula, tidak terkecuali Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putra Lirboyo. Tepat di hari Senin (17/08), upacara bendera di pagi hari menandakan dimulainya berbagai macam perlombaan yang diperuntukkan untuk para santri.

Di antara semangat yang menggebu dan hadiah yang menunggu, dari sekian jenis kategori lomba, lomba tarik tambang selalu berhasil menciptakan animo dan euforia yang luar biasa.

Lihat saja barisan suporter yang berbaris bersatu berarak berteriak menyanyikan semangat untuk tim dukungannya. Langkah kaki, genderang gendang, nyanyian dan teriakan, juga kibar-kibar bendera, semakin meningkatkan suasana panas kompetitif.

Bertempat di halaman gedung sekolah antara Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Al Mahrusiyah, lomba tarik tambang ini diikuti oleh perwakilan setiap lorong (asrama). Mulai dari Asy-Syafi’i, Al Maliki, Al Ghozali, Ibnu Kholdun, Ibnu Sina, Al Jabar, Al Farabi.

Hal yang tak kalah menarik, pada perlombaan tarik tambang kali ini tidak hanya diikuti oleh santri lorong (asrama) yang mayoritas adalah siswa MA dan Mts, selain ada JKM dan JTS, tapi juga turut diikuti oleh perwakilan pengurus dan santri ndalem (dzubanniyah).

Banyak santri yang memiliki persepsi dan memprediksi, bahwa tim pengurus dan dzubanniyah akan menjadi lawan sengit dan kuat yang akan mengganggu laju dari tim-tim lain menuju gelar juara.

Bagaimana tidak, tim pengurus memiliki punggawa yang besar, tinggi; raksasa dan algojo. Sedangkan dzubanniyah tidak kalah mengerikan dengan skuadnya yang kekar-kekar berotot. Lawan manapun akan gentar. Itu kenapa kedua tim ini dijagokan untuk bisa sampai di partai final.

Perlombaan tarik tambang memiliki aturan dengan dimainkan oleh 5 orang punggawa dari masing-masing tim. Berdiri berposisi berlawanan antar pemain, kanan dan kiri. Pada fase penyisihan akan dimainkan 1 babak, sedangkan seminfinal dan final dimainkan 2 babak.

Pertandingan dimulai, masing-masing tim perlahan gugur satu per satu.

Di partai semifinal, mempertemukan 4 tim terkuat: Al Maliki vs Dzubanniyah, dan Al Ghozali vs Pengurus.

Dzubanniyah versus Pengurus adalah prediksi yang paling ditunggu untuk melihat 2 kekuatan besar yang bertemu di final.

Namun, prediksi hanyalah prediksi. Meski Dzubanniyah mampu menggulung Al Maliki di dua babak sekaligus, Al Ghozali tidak membiarkan Tim Pengurus menang dan melenggang dengan mudah untuk bertemu Dzubanniyah di partai final. Kalah di babak pertama, Al Ghozali tampil galak di babak kedua dan berhasil merebut poin.

Babak ketiga diperlukan untuk penentuan. Alih-alih penonton dan suporter disuguhi oleh pertandingan epic dalam laga hidup dan mati road to final, Tim Pengurus menyatakan tidak bisa melanjutkan pertandingan karena ada seorang pemain yang kondisi fisiknya drop dan tidak menemukan pemain pengganti. Hingga, tim raksasa predator penantang gelar itu berakhir dengan kalah memalukan.

Sampai pada akhirnya, siapa yang menyangka, Al Ghozali dengan kerja kerasnya di setiap laga pertandingan, juga suporter militannya yang tanpa lelah bernyanyi berteriak memberi dukungan, mendapatkan apa yang mereka usahakan: dengan berupa keberhasilan menekuk dzubanniyah di partai final.

Menolak tumbang, Al Ghozali mengangkat gelar kampiun juara tarik tambang.

Diucapkan selamat untuk para skuad punggawa Al Ghozali dan kolega!

Wallahu a’lam.

About Post Author

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Semangat Tak Surut Diguyur Terik, Santri Al-Mahrusiyah Khidmat Peringati Hari Santri Nasional 2026

Semangat Tak Surut Diguyur Terik, Santri Al-Mahrusiyah Khidmat Peringati Hari Santri Nasional 2026

Malam Puncak Harlah ke-6 Pondok Pesantren  Daru Zainab HM Al-Mahrusiyah Putri Lirboyo

Malam Puncak Harlah ke-6 Pondok Pesantren Daru Zainab HM Al-Mahrusiyah Putri Lirboyo

Hari Santri, PP HM Al Mahrusiyah III Ngampel Melaksanakan Upacara

Hari Santri, PP HM Al Mahrusiyah III Ngampel Melaksanakan Upacara

Peringatan Hari Santri Dalam Yayasan HM Al Mahrusiyah Lirboyo, Kediri.

Peringatan Hari Santri Dalam Yayasan HM Al Mahrusiyah Lirboyo, Kediri.

Gus Izzul: Hari Santri Bukan Euforia Semata

Gus Izzul: Hari Santri Bukan Euforia Semata

BMK ke XV Sukses Terlaksana: Polemik Lahan Parkir dan Motor Inventaris

BMK ke XV Sukses Terlaksana: Polemik Lahan Parkir dan Motor Inventaris