web analytics

Tikus

0 0
Read Time:1 Minute, 2 Second

“Ini nggak benar, deh!”

Tikus nying-nying menyadari perbuatannya selama ini. Mencuri makanan adalah kesehariannya. Dengan berbagai cara. Macam-macam tempat.

“Apa yang harus kamu risaukan, Nying-nying? Ini adalah sebuah keharusan bagi kita sebagai tikus untuk menyambung hidup. Hanya ini.” Tikus got memberi pencerahan.

“Tapi, nggak seperti ini, Got!”

“Aku juga ingin makan dengan sehat dan aku juga tau ini salah. Tapi, bagaimana lagi? Kita ini hanya tikus. Nggak seperti manusia yang dapat bekerja dengan dibantu otaknya.”

Dari debat berkepanjangan itu, akhirnya nying-nying mengikuti saran tikus got. Lagi dan lagi. Ia menyasar rumah makan, gudang, dan dapur yang ngebul itu.

“Jadi manusia enak kali ya, Got?” Tanya nying-nying sambil memakan hasil buruan mereka.

“Kamu harusnya bersyukur, Nying-nying! Bertemu denganku dan masih bisa menyambung hidup. Manusia dan kita nggak ada bedanya, sama-sama mencuri. Hanya soal rapih nggak rapih. Nggak rapih, seperti begal, tukang todong, jambret, palak. Ya, mereka itu seperti golongannya tikus-tikus tong sampah. Sedangkan yang rapih, ya seperti kita ini. Mirip-mirip pejabat yang korupsi-lah! Licik! Sudah jangan banyak mikir, makan saja yang kenyang.”

Dua tikus itu pun melanjutkan makan mereka dengan lahap dan rakus. Sampai kenyang. Sampai menggembung perutnya.

Tikus-Politikus, apa bedanya? Hanya poli.

Also Read: Nektar

 

 

About Post Author

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Medan Magnet Bumi

Medan Magnet Bumi

Mahasiswa Kritis di Negeri Anti-Kritik

Mahasiswa Kritis di Negeri Anti-Kritik

Nektar

Nektar

Antara Kita dan Layar

Antara Kita dan Layar

Lalang Hilang

Lalang Hilang

Jejak Panjang di Balik Selembar Kertas

Jejak Panjang di Balik Selembar Kertas