web analytics

Al-Hikmah Fi Makhluqatillah: Matahari

ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">
0 0
Read Time:2 Minute, 42 Second

وَّجَعَلَ الشَّمْسَ سِرَاجًا ۝١٦

“Dan (Dia) menjadikan matahari sebagai pelita (yang cemerlang).” (QS.Nuh ayat 16)

Apa jadinya jika kehidupan tanpa matahari?

Mungkin tidak akan ada kata ’kehidupan’ itu sendiri. Karena bagaimanapun, matahari memiliki peran yang sangat penting dalam segala aspek kehidupan. Ya, matahari merupakan pusat tata surya. Tidak hanya bumi, matahari menjadi titik sentral keseimbangan planet-planet.

Matahari yang kita lihat terbit dan tenggelam setiap hari, adalah sebuah bintang yang merupakan benda angkasa terbesar dalam tata surya kita. Ia adalah gumpalan gas yang berpijar dengan garis tengah sekitar 1.392.429 km. Jarak rata-rata antara titik pusat bumi ke titik pusat matahari sekitar 149.572.640 km. Ada juga pakar yang memperkirakan jarak antara bumi kita dengan matahari sekitar 39 juta mil. Matahari terdiri dari 69.5  persen gas hidrogen dan 28 persen celcius. Di pusatnya suhu meningkat hingga 19.999.98 celcius.

Dengan gumpalan gas raksasa,  matahari memancarkan cahaya dan panas yang sangat berguna untuk energi kehidupan. Panas matahari mempunyai  pengaaruh besar atas terjadinya angin, cuaca, dan kejadian alam lainnya.

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاۤءً وَّالْقَمَرَ نُوْرًا وَّقَدَّرَهٗ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَۗ مَا خَلَقَ اللّٰهُ ذٰلِكَ اِلَّا بِالْحَقِّۗ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ ۝٥

“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya. Dialah pula yang menetapkan tempat-tempat orbitnya agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu, kecuali dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada kaum yang mengetahui.” (QS. Yunus ayat 5).

Begitu pula perihal cahaya matahari, baik yang bisa kita lihat ataupun tidak, selalu memiliki warna-warna indah; seperti merah saat akan tenggelam atau kuning di siang hari. Bahkan pelangi atau lengkung spektrum yang tampak di langit akibat pembiasan sinar matahari oleh titik-titik hujan atau embun, dapat menghasilkan warna-warna berbeda; merah, orange, kuning, hijau, biru, jingga, dan ungu.

Belum lagi perihal kuatnya gaya gravitasi matahari yang mampu menahan laju planet-planet untuk tidak meluncur jatuh meninggalkan tempat edarnya.

Imam Ghazali menuturkan dalam kitabnya, al-Hikmah fii Makhluqatillah:

تأمل إشراق الشمس على العالم كيف دبره تبارك وتعالى

“Maka renungilah pada benderangnya matahari terhadap alam semesta, bagaimana Allah mengaturnya sedemikian rupa.”

Dengan ini, Imam Ghazali mengingatkan kepada kita agar merenungi terhadap benderangnya matahari dalam menyinari alam semesta ini. Apa yang telah disebabkan darinya. Bagaimana sebab matahari, menjadi adanya waktu. Ada siang, ada malam. Siang untuk mencari kehidupan, malam untuk beristirahat.

فانظر كيف جعل الله الليل سكنا ولباسا والنهار معاشا

Begitu juga, perhatikanlah bagaimana kehidupan ini dilalui oleh musim-musim yang terus berganti. Ada musim penghujan, kemarau, gugur, hingga semi. Bagaimana musim-musim itu berperan penting terhadap tatanan keseimbangan kehidupan, memberi kesempatan bagi pohon flamboyan untuk gugur dan tumbuh, burung-burung yang membuat sarang dan berkembang biak, juga manusia dalam menjalankan segala aktifitas pekerjaannya; petani atau nelayan, di darat atau di laut.

Apa yang kalian pikirkan?

 

About Post Author

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Kenapa Harus Pesantren?

Kenapa Harus Pesantren?

Hal Yang Harus Di Lakukan Pada Tahun Baru; Perspektif Islam

Hal Yang Harus Di Lakukan Pada Tahun Baru; Perspektif Islam

Antara Tahun Baru Hijriyah dan Masehi

Antara Tahun Baru Hijriyah dan Masehi

Keutamaan Bulan Rojab dan Amalan yang Mustajab

Keutamaan Bulan Rojab dan Amalan yang Mustajab

Surga Berada di Telapak Kaki Ibu

Surga Berada di Telapak Kaki Ibu

Ibu, Sang Madrasatul Ula

Ibu, Sang Madrasatul Ula