web analytics

Beberapa Keutamaan dan Amalan di Bulan Maulid

ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">
0 0
Read Time:4 Minute, 9 Second

Di bulan Rabbiul Awal ini, merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.

“Kok bisa ya bulan Rabiul Awal di golongkan sebagai bulan mulia?”

Jawabannya karena bulan ini merupakan bulan kelahiran baginda nabi besar Muhammad Saw. Beliau merupakan nabi yang paling istimewa di antara para nabi dan rosul.

Selain gelar ulul azmi yang disandang beliau dan tiga rosul lainnya, beliau juga menyandang gelar lainnya; di antaranya adalah Al-Amin (Sang Terpercaya), Khotamun Nabiyyin (penutup para nabi) dan gelar lainnya.

Maka dari itu, kita umat Islam yang tergolong sebagai umatnya, seharusnya turut menyambut bahagia dan memuliakan pada bulan Rabiul Awal ini. Kalau merujuk dengan tradisi atau sejarah, banyak hal yang dilakukan umat Islam seantero dunia yang dilakukan untuk mengistimewakan bulan kelahiran dan kewafatan Nabi Muhammad SAW.

Di antara amalannya adalah, pertama, perbanyak membaca shalawat.

Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali dalam kitab Kanzun an-Najah wa al-Surur menganjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw pada bulan kelahiran nabi ini.

Shalawat merupakan bentuk cinta dan penghormatan yang tinggi seorang umat kepada nabinya. Shalawat pada hakikatnya merupakan doa dan permohonan kepada Allah Swt agar Nabi Muhammad Saw senantiasa dimuliakan dan kita dapat turut terlimpah rahmat atasnya. Juga tidak lupa, diakui umat dan diberikan syafaat di hari kiamat.

اعلم أنه يطلب فى هذا الشهر كثرة الصيام, والصلاة على نبينا سيد الأنام, صلى الله تعالى وسلم عليه وزاده شرفا وكرما لديه.

“Ketahuilah bahwa dianjurkan pada bulan ini (Rabiul Awal) untuk memperbanyak melakukan puasa sunnah dan membaca shalawat kepada pemimpin umat Nabi Muhammad Saw.”

Memperbanyak membaca shalawat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Hal ini karena shalawat merupakan bentuk pujian dan do’a kepada Nabi Muhammad Saw yang merupakan utusan Allah swt.

Dengan memperbanyak membaca shalawat, kita akan semakin dekat dengan Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw, sehingga keimanan dan ketakwaan kita akan semakin meningkat. Shalawat juga dapat mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup.

Kedua, puasa sunnah di bulan Rabiul Awal.

Dalam Islam, berpuasa di hari kelahiran Nabi Muhammad tidak dilarang, bahkan dianjurkan. Hal ini karena Nabi Muhammad sendiri sering berpuasa di hari senin, yang bertepatan dengan hari kelahirannya.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim, di mana Nabi Muhammad Saw bersabda bahwa beliau dilahirkan, diutus, dan menerima wahyu pada hari senin. Hal ini terdapat dalam hadis riwayat Imam Muslim, Nabi bersabda:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

“Nabi Saw ditanya mengenai puasa hari Senin. Beliau menjawab, ‘Itu adalah hari aku dilahirkan, pada hari itu aku diutus dan pada hari itu aku mendapatkan wahyu’.”

Memperbanyak berpuasa dan membaca shalawat di bulan Rabiul Awwal adalah salah satu cara untuk mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad Saw.

Ketiga, mengadakan maulid Nabi Muhammad Saw.

Dalam kitab Al-Wasail fi Syarhis Syamail, Imam As-Suyuthi menyebutkan beragam keutamaan dan keberkahan memperingati Maulid Nabi. Salah satu keutamaannya adalah mendapatkan naungan rahmat dari Allah dan para malaikat.

Imam Suyuthi mengungkapkan, para malaikat mengelilingi rumah, masjid, atau perkemahan yang dijadikan tempat peringatan Maulid Nabi. Hal ini menunjukkan bahwa Allah mengutus para malaikat untuk memberikan perlindungan dan mendo’akan kebaikan bagi para penghuni tempat tersebut.

Nah, selain hal yang di sebutkan di atas perihal amalan Maulid Nabi Muhammad. Di sini juga kita sebagai umatnya, memang seharusnya turut berpartisipasi dalam hal tersebut. Lantas bila ada pertanyaan, “Apakah bentuk kehinaan kita terbukti pada bulan Maulid?” Jawabnya ya tentu tidak.

Wujud kecintaan kita pada baginda nabi, bisa dibuktikan melalui kesunnahan nabi. Ya, perihal kesunnahan nabi memang banyak sekali, mulai dari bentuk pekerjaan (fi’li) atau bentuk ucapan (qauli). Contoh kesunnahan nabi yang sering dilakukan adalah puasa senin dan kamis.

Bukan tanpa alasan, baginda Nabi Muhammad SAW melakukan ini karena di hari senin dan kamis amal manusia disetorkan kepada Allah Swt.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ

“Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah bersabda, ‘Seluruh amal hamba itu dilaporkan di hadapan Allah pada hari senin dan hari kamis. Aku senang sekali jika amalku ditampilkan di saat aku sedang berpuasa’.” (HR Turmudzi dan lainnya).

Selain dalil di atas, terdapat pula dalil yang berkaitan dengan dalil di atas;عَنْ أبِي قَتادَةَ الأنْصارِيِّ، أنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الِاثْنَيْنِ؟

فِيهِ وُلِدْتُ وفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ

“Diriwayatkan dari Abi Qatadah Al-Ansari, bahwa Rasulullah meminta keterangan terkait puasa hari senin, beliau menjawab, ‘Di hari senin aku dilahirkan dan di hari itu pula aku menerima wahyu’.”

Wallahu a’lam.

 

 

About Post Author

Darul Said

Jurnalis Pesantren Berusaha menjadi yang terbaik, di antara yang baik "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak".
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
AmalanMaulidopini
ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">

Jurnalis Pesantren Berusaha menjadi yang terbaik, di antara yang baik "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak".

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Isra’ Mi’raj VS Astronaut

Isra’ Mi’raj VS Astronaut

Gengsi: Penjara Tak Kasat Mata yang Merusak Diri

Gengsi: Penjara Tak Kasat Mata yang Merusak Diri

Kenapa Harus Pesantren?

Kenapa Harus Pesantren?

Hal Yang Harus Di Lakukan Pada Tahun Baru; Perspektif Islam

Hal Yang Harus Di Lakukan Pada Tahun Baru; Perspektif Islam

Antara Tahun Baru Hijriyah dan Masehi

Antara Tahun Baru Hijriyah dan Masehi

Keutamaan Bulan Rojab dan Amalan yang Mustajab

Keutamaan Bulan Rojab dan Amalan yang Mustajab