web analytics

Khazanah 2026: Makam Sunan Kalijaga

1 0
Read Time:52 Second

Kadilangu, Elmahrusy Media. Kembali senja menampakkan indahnya, pukul lima kami sampai di parkiran Makam Sunan Kalijaga. Ketepatgunaan waktu diharuskan kali ini, sebab agenda kami hanya tahlil saja. Maka menghindari keterlambatan baris rapi rombongan peserta Khazanah 2026 pun dengan sangat diusahakan.

Agus Ahmad Nasyruddin Moenir memilih bersantai di area sekitar jalur masuk Makam Sunan Kalijaga sembari menunggu semua peserta memasuki area makam. Gus Anas (sapaan akrab Agus Ahmad Nasyruddin Moenir) terlihat juga gayeng berbincang. Sampai sore merekah jingganya, tunggu peserta terjawab. Segenap keluarga dzuriyah Al Mahrusiyah menyusuri jalur masuk dibarengi tunduk ta’dzim dari semua peserta rombongan.

Tahlil pun dengan segera dimulai, dengan Agus H. Izzul Maula Dliyaullah memimpin jalannya tahlil. Ditemani senja indah bacaan tahlil kami menggema. Sampai do’a tahlil selesai dibacakan KH. Melvien Zainul Asyiqien senja tetap pada indahnya dan semangat kami sama rekahnya.

Lepas tahlil usai, kami pun langsung menuju bus. Jarak tujuan kami setelah ini tidak jauh. Makam Raden Fattah yang letaknya bersanding persis dengan alun-alun Kota Demak. Jadi setelah kursi bus penuh kami langsung tancap gas menuju tujuan berikutnya.

About Post Author

Abidzar Maulana

Ingin bisa segalanya, termasuk menulis
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
Khazanah 2026

Ingin bisa segalanya, termasuk menulis

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Gema Ta’dzim Maulid Nabi Di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah III

Gema Ta’dzim Maulid Nabi Di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah III

Ta’dzim Maulid Nabi Muhammad di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putra Lirboyo

Ta’dzim Maulid Nabi Muhammad di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Putra Lirboyo

Gus Izzul: “Bagaimana Kita Bisa Mencintai Nabi, Sedangkan Kita Tidak Sezaman Dengan Nabi?”

Gus Izzul: “Bagaimana Kita Bisa Mencintai Nabi, Sedangkan Kita Tidak Sezaman Dengan Nabi?”

Semarak HUT ke-81 Asrama Daru Zainab   

Semarak HUT ke-81 Asrama Daru Zainab  

Semarak HUT RI Ke-81 Asrama Daru Rasyidah

Semarak HUT RI Ke-81 Asrama Daru Rasyidah

Pantang Tumbang di Lomba Tarik Tambang!

Pantang Tumbang di Lomba Tarik Tambang!