Jombang, Elmahrusy Media.
Selain menjadi momentum penting bagi warga nahdliyin, pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Sebagai bagian dari dukungan penyelenggaraan, saat ini ada 1.500 stand UMKM yang telah berdiri di sekitar kawasan pesantren. Bazar Muktamar yang berlangsung sejak 20 – 31 Agustus 2026 juga dilengkapi dengan panggung budaya dan pasar malam. Sehingga Muktamar kali tidak hanya menjadi forum organisasi, tapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.” Ungkap Gus Ipul dalam sesi laporan Ketua Panitia pada Pembukaan Muktamar ke-35.
Bazar menjadi media bagi masyarakat untuk menawarkan berbagai produk sekaligus memperoleh tambahan pendapatan selama perhelatan muktamar berlangsung. Di tengah aktivitas bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kebanyakan diisi dengan stan-stan makanan, minuman, juga merchandise, kami mendapati beberapa stan yang tergolong unik.
Salah satunya adalah stan Bio Saka dengan pameran sawah palsu-nya. Mari kita ulik lebih dalam!
“Kami mendirikan stan di sini bukan untuk berjualan, namun untuk mengedukasi masyarakat nahdliyin (yang bergerak di bidang pertanian) seputar ketahanan pangan dan kemandirian pangan. Selain itu, kami pun merasa miris terhadap dunia pertanian di Indonesia yang banyak menggunakan bahan kimia ketika bertani. Oleh karena itu, sawah palsu semacam ini dapat menjadi solusi terhadap beberapa masalah tersebut. Selain itu, sawah palsu pun tidak memerlukan lahan yang luas, hingga dapat diterapkan di pekarangan rumah.” Tutur Muhammad Ansar, penemu Bio Saka.
Setelah mengulik keunikan stan Bio Saka yang bergerak di bidang pertanian, kami pun menemukan stan unik lain yang bergerak di bidang peternakan.
“Kami berada di sini untuk mempromosikan, memperkenal, serta mengembangkan nama bengkel kami, UD. Fajar Jaya Teknik, yang menjual berbagai macam kandang ayam, mesin penggiling, mesin pengaduk pakan, dan lain-lain.”
Selain menjadi ajang berjualan, bazar pada acara Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) ini pun dimanfaatkan sebagai media promosi serta memperkenalkan produk-produk mereka.