web analytics

Tiga Sumber Ketaatan dan Kemaksiatan

ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">
0 0
Read Time:1 Minute, 56 Second

Ibadah merupakan wujud pengabdian seorang hamba pada tuhannya. Selain itu, ibadah juga dapat di artikan sebagai bentuk hamba yang butuh pada tuhannya. Nah, pada tulisan kali ini akan menjelaskan tentang tips atau cara bagaimana seorang taat dalam urusan beribadah. Sebelum membahas lebih jauh tentang ibadah, ada seorang ulama yang bernama Syekh Hatim Al-Asham, yang menuturkan bahwa Ketaatan dan kemaksiatan merupakan tolak ukur kedekatan seorang hamba dengan tuhannya.

Menurut Syekh Husain bin Nasir Ibnu Khamis dalam kitabnya yaitu Munakib Al-Abror Wa Muhasini Al-Ahyar Fi Tobaqot As-Sufiyyah yang mengutip pendapat Syekh Hatim Al-Asham terkait agar taat beribadah.

أصل الطَّاعة ثلاثة أشياء: الخوف، والرجاء، والحبّ

Artinya: Segala ketaatan itu berasal dari tiga perkara, yaitu, takut kepada Allah, pengharapan kepada rahmat Allah, dan cinta kepada Allah.

Menurut pendapat Syekh Hatim Al-Asham di atas, bahwa dasar ketaatan itu bersumber dari tiga perkara. Pertama, khouf. Yang artinya adalah perasaan takut dari hukuman Allah, karena disebabkan melakukan sesuatu yang dilarang. Semakin besar rasa khouf, maka semakin bersemangat melakukan ibadah dan berusaha menjauhi larangan Allah.

Kedua, Roja’ yaitu, mengharapkan kebahagiaan dan semangatnya hati, karena mengetahui betapa banyak karunia Allah. Dengan Roja’ hati menjadi tenang karena selalu mengingat keluasan rahmat Allah. Ketiga, Hubbu/Mahabbah (cinta). Yaitu  patuh dan tunduk kepada perintah Allah. membenci sikap yang menghalangi cintanya, hatinya sepi dari sesuatu selain Allah.

Selanjutnya Syekh Husain bin Nasir Ibnu Khamis juga mengutip ungkapan Syekh Hatim Al-Asham bahwa asal atau pangkal dari kemaksiatan juga ada 3 perkara. Adapun kutipannya tertera sebagai berikut:

وأصل المعصية ثلاثة أشياء: الكِبْرُ، والحِرص، والحسد

Artinya: Dan segala kemaksiatan itu berasal dari tiga perkara yaitu, sombong, tamak, dan iri dengki.

Asal dari kemaksiatan yang pertama, yaitu, sombong berati menolak kebenaran dan merendahkan sesama manusia. Menolak kebenaran, yaitu, dengan menolak dan berpaling darinya. Sedangkan meremehkan manusia, yaitu, meremehkan orang lain, memandang orang lain tidak ada apa-apanya dan melihat dirinya lebih baik dibandingkan orang lain.

Kedua, tamak. Artinya, sangat mencintai harta, tidak merasa puas dengan harta yang sedikit maupun yang banyak. Ia terus berusaha untuk mencari harta, ambisinya untuk mendapatkan harta terkadang menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Ketiga, iri dengki. Artinya, sikap batin yang tidak senang terhadap kebahagiaan orang lain dan berusaha untuk menghilangkannya atau menghalanginya. Iri dengki bisa timbul bila seseorang menganggap dirinya lebih berhak mendapatkan nikmat dibanding orang lain.

 

 

About Post Author

Darul Said

Jurnalis Pesantren Berusaha menjadi yang terbaik, di antara yang baik "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak".
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tagged with:
elmahrusy ID
ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-format="fluid" data-ad-layout-key="-hl+e-h-ax+mx" data-ad-client="ca-pub-8525911879235889" data-ad-slot="5239857579">

Jurnalis Pesantren Berusaha menjadi yang terbaik, di antara yang baik "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak".

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Rukun-Rukun Sholat, Kitab Kasyifatus Saja

Rukun-Rukun Sholat, Kitab Kasyifatus Saja

Tanggung Jawab Manusia Terhadap Lingkungan

Tanggung Jawab Manusia Terhadap Lingkungan

Hubungan Santri Dengan Literasi

Hubungan Santri Dengan Literasi

Guru Sebagai Profesi atau Ajang Mengabdi?

Guru Sebagai Profesi atau Ajang Mengabdi?

Tor Monitor Ketua …

Tor Monitor Ketua …

Api Perjuangan Kiai Abbas Buntet

Api Perjuangan Kiai Abbas Buntet