web analytics

Gus Reza: Semangat Manusia Bagaikan Sayap Burung

0 0
Read Time:2 Minute, 15 Second

Kediri, Elmahrusy Media.

Haul KH. Imam Yahya Mahrus ke-15 digelar pada hari Jum’at (07/08) di Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah 3 Ngampel. Agenda tahunan Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah ini sebagai bentuk penghormatan, do’a, serta menjadi momen khusus bagi para santri dengan gurunya—Almarhum Almaghfurlah KH. Imam Yahya Mahrus.

Malam yang ditemani berbagai macam dekorasi menghiasi suasana Haul KH. Imam Yahya Mahrus ke-15. KH. Reza Ahmad Zahid membawakan sambutan atas nama keluarga besar Almarhum Almaghfurlah KH. Imam Yahya Mahrus. Setelah menyapa para alim ulama dan masyayikh yang hadir, beliau pun berterima kasih atas kedatangan para pejabat pemerintah. Selain itu, apresiasi terhadap rekan-rekan LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) dan Karang Taruna atas kontribusi mereka dalam acara juga beliau berikan. Tidak lupa, beliau menyapa para alumni yang datang dari berbagai daerah serta.

Dalam sambutannya, Gus Reza memberikan motivasi kepada para santri yang merasa kesulitan dalam belajar maupun menghafal. “Pokoke semangat! Karena semangat dan tiap tetes keringat lelahmu dalam menuntut ilmu insyaallah di situ ada keberkahan yang akan kau dapat. Seseorang apabila kesulitan dalam belajar insyaallah ganjarannya dua kali lipat. Santri-santri kalau membaca kitab, memahami kitab, kemudian menghafal kitab, kok kesulitan. Maka kalian akan mendapatkan dua pahala. Satu pahala dalam tholabul ilmi. Yang kedua pahala karena kalian capek, lelah, tapi tetap semangat. Makanya enaknya orang kalau sulit menghafal pahalanya dua.” Ujar putra tertua KH. Imam Yahya Mahrus.

Beliau menyampaikan, bahwa kesulitan seseorang dalam menuntut ilmu itu sama seperti orang yang kesulitan dalam membaca Al-Qur’an.

الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ

Orang yang mahir membaca Al-Qur’an, dia berada bersama para malaikat yang terhormat dan orang yang terbata-bata di dalam membaca Al-Qur’an serta mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala” (HR. Muslim)

“Ada dawuh bahwasanya kunci kesuksesan orang mondok itu ada tiga. Pertama, wali santrinya semangat. Kedua, santrinya semangat. Ketiga, pondoknya semangat. Ini pondoknya sudah semangat. Kemudian santrinya juga sudah semangat. Tinggal panjenengan para wali santri monggo sami semangat. Insyaallah putra-putrine mendapatkan ilmu yang barokah. Amin.

Dawuhipun yathirul mar’u bihimatihi kama yathiruth thairu bijanahaihi. Insyaallah dengan semangat kita bisa menggapai harapan yang kita inginkan. Layaknya seekor burung, burung terbang dengan kedua sayapnya. Kita terbang menggapai harapan kita dengan semangat yang kita miliki. Semakin tinggi semangat kita, insyaallah semakin berpotensi kita menggapai cita-cita kita.” Tutup Gus Reza.

Wallahu a’lam.

 

About Post Author

Rahmat Adhy Wicaksana

Lahir di ujung timur Pulau Sumatra. Hidup sederhana sambil melukis menggunakan kata-kata.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Lahir di ujung timur Pulau Sumatra. Hidup sederhana sambil melukis menggunakan kata-kata.

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Tradisi Lempar Buah Penuh Berkah, Peringatan Maulidur Rasul serta Haul Nyai Hj. Siti Qomariyah

Tradisi Lempar Buah Penuh Berkah, Peringatan Maulidur Rasul serta Haul Nyai Hj. Siti Qomariyah

Penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Sebagai Ajang Promosi: Mengintip Stand Unik di Bazar Muktamar ke-35 NU

Sebagai Ajang Promosi: Mengintip Stand Unik di Bazar Muktamar ke-35 NU

Muktamar ke-35 NU: Solidaritas dan Budaya Gotong Royong Masyarakat Amat Kuat

Muktamar ke-35 NU: Solidaritas dan Budaya Gotong Royong Masyarakat Amat Kuat

Pembukaan Muktamar ke-35, Prabowo Subianto Sampaikan Maaf Kepada NU

Pembukaan Muktamar ke-35, Prabowo Subianto Sampaikan Maaf Kepada NU

Gus Anaz Tegaskan Manifestasi Cinta dan Kepercayaan dalam Pembentukan Akhlakul Karimah

Gus Anaz Tegaskan Manifestasi Cinta dan Kepercayaan dalam Pembentukan Akhlakul Karimah