web analytics

Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati

Penulis Baik Hati, Tidak Sombong, dan Rajin Menabung*

Dilema Lebaran: Liburan atau Lemburan?

Di sisi lain, lebaran bermakna liburan. Dan liburan, ya seharusnya libur, bukan lembur! Tak bisa dipungkiri perihal lebaran dan liburan ini. Setelah berpanjang lelah dalam kerja dan ibadah selama bulan Ramadhan, lebaran adalah momennya. Perihal hari kemenangan, THR, liburan, mudik, dan kebersamaan. Beramai-ramai semarak, dalam pikir dan perasaan, hingga tubuh meski harus bersesak kendaraan di […]

Sua

Apapun yang terjadi, lebaran adalah momen bahagia. Itu kenapa lebaran disebut dengan hari raya dan kemenangan. Idul Fitri, kembali suci: atas segala hal baik yang kita lakukan di bulan Ramadhan. Tentu cara menyikapinya, patutnya kita untuk berbahagia dan terus berbuat baik. Berbahagia, sebagaimana yang sudah-sudah, lebaran memang harus berbahagia. Semua hal yang menjadi komponen darinya […]

Idul Fitri: Hari Raya, (Bukan) Hari Riya

Bagi sebagian orang, Idul Fitri adalah momen yang ditunggu-tunggu. Momen yang digunakan semaksimal mungkin untuk bertemu dan rindu-rindu. Suami pada istri, anak pada orang tua, saudara pada keluarga, teman pada sebaya, dan kekasih pada kekasih. Luang untuk mereka yang tersayang. Karena memang, Idul Fitri selalu dijadikan hari libur bersama. Setiap orang punya libur yang sama, […]

Puasa itu Menderitakan Sekaligus Memulihkan

“Puasa itu menderitakan sekaligus memulihkannya!” Sebaris kata di halaman 69, baris ke 18 dari atas, cukup membuat saya termenung. Dari sebuah buku yang memiliki 47 judul pembahasan, pada suatu judulnya yang berisi 114 baris, KH. Husein Muhammad begitu cerdas, bijak, lagi dalam untuk pembahasan puasa di salah satu buku hebatnya,  Islam. Sudah seharusnya, Ramadhan adalah […]

Rajut Temu

Menitik, di ujung detik. Masih dalam belalak mencari udara menuju kesadaran utuh. Sungguh, ini yang kita butuh: tiba. Ia melambai, tak lama memeluk. Ramadhan, tamu agung itu terkasih, menjadikannya kekasih. Tak ubahnya semilir di kelopak putik, rintik di tandus kerontang, atau kabar di hilang dan temu. Kuperkenalkan diri, di lembar gelar kertas kuning, di antara […]

Pesantren Ramadhan

Dari subtansi dan esensi, pesantren tidak terlepas dari 2 unsur sentral: budaya dan pendidikan. Begitu pun Ramadhan, pasti meliputi 2 aspek: ibadah dan ganjaran. Oleh karena itu, bagi santri, ini adalah momennya: menjalani Ramadhan di pesantren. Santri: Hidup dalam kebudayaan penuh kesadaran dan kesederhanaan, membaur dalam kebersamaan, tentunya penuh ta’zhim pada ilmu dan ilmuan. Menyenyam […]

Puasa: Hikmah Medikal

Sebelum membaca tulisan ini, lebih baik membaca 3 seri tulisan sebelumnya: spiritual, sosial, dan psikologis. Supaya sambung paham, terima kasih! Tiada kesia-siaan dalam kebaikan. Tidak mungkin Allah menciptakan dan memerintahkan sesuatu tanpa ada dasar tujuan dan hikmah di baliknya, agar dijadikan pelajaran. Apalagi untuk urusan ibadah, apalagi untuk urusan puasa. Sebagaimana sholat yang memiliki unsur […]

Puasa: Hikmah Psikologis

Sebelum membaca tulisan ini, lebih baik membaca 2 seri tulisan sebelumnya: spiritual dan sosial. Supaya sambung paham, terima kasih! Pembahasan selanjutnya, ialah puasa mempunyai hikmah psikologis. Segala ibadah apapun yang didasari atas keridhoan Allah, pasti akan berbalas, selain pahala, adalah ketenangan. Karena memang ibadah-ibadah adalah hal-hal fisioterapis. Olah jiwa, pendekatan jiwa, dan pembersihan jiwa. Psikologis […]

Puasa: Hikmah Sosial

Sebelum membaca tulisan ini, lebih baik membaca seri tulisan sebelumnya: spiritual. Supaya sambung paham, terima kasih! Dalam konsepnya, puasa tentu sangat berdampak pada hikmah sosial. Kita hidup di sosial dan sebagai makhluk sosial. Selain puasa karena merupakan bentuk menjalankan perintah syari’at, sejatinya, puasa juga bertujuan untuk merasakan apa yang dirasakan oleh saudara kita yang di […]

Puasa: Hikmah Spiritual

Suatu hari, penulis ini membaca sebuah buku. Tidak ada maksud apa-apa, selain karena memang murni ingin baca buku. Kebetulan, untuk edisi baca buku kali ini tidak seperti biasanya: tidak ada sruput kopi atau hanya sekedar cemil jajanan. Karena memang, ini Ramadhan! Puasa! Hingga, di detak detik yang kesekian, penulis ini begitu sulit konsisten akan bacaannya. […]

More Posts